Ramadan 2021
Doa Buka Puasa Ramadan Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan, Berikut Sunnah Rasulullah Saat Berbuka
Berikut Doa Buka Puasa lengkap dalam bahasa Arab, Latin dan Terjemahan, serta Sunnah Rasulullah saat berbuka, ikuti lima langkah ini.
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
Penulis: Abdullah Faqih| Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id, - Berikut Doa Buka Puasa lengkap dalam bahasa Arab, Latin dan Terjemahan, serta Sunnah Rasulullah saat berbuka, ikuti lima langkah ini.
Berbuka puasa menjadi akhir dari ibadah puasa yang dilaksanakan selama satu hari.
Dimulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari, ibadah puasa Ramadan adalah yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia.
Baca juga: Pahala Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-2 Puasa Ramadan dan Lafadz Doa Kamilin
Baca juga: Niat dan Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri atau Berjamaah, Lengkap dengan Bacaan Doa Kamilin & Witir
Adapun, berbuka puasa juga mempunyai tata cara dan sunnah yang dianjurkan lewat contoh dari Rasulullah Muhammad SAW.
Melansir Serambinews.com, Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc membeberkan urutan tata cara berbuka puasa seperti yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, yakni:
1. Siapkan air putih atau kurma.
Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi disunahkan ganjil jumlahnya.
2. Tunggu suara azan magrib dan pastikan itu benar ada azan maghrib.
3. Jika telah mendengar azan maka bacalah 'bismillah' kemudian makan kurma tadi baru anda minum air yang Anda sukai.
Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.
4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
Dzahabaz zhomaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah
"Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah.” [HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401]
Setelah itu jika Anda ingin doa dengan doa-doa yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.
5. Jangan lupa Anda ada kewajiban sholat maghrib.
Sebagai informasi, ada beberapa syarat wajib dan sahnya puasa Ramadan.
Mengetahui syarat wajib dan sahnya puasa perlu terus diingat agar puasa yang dijalani lebih afdal.
Dikutip dari berbagai sumber kitab fikih seperti Sullamussafinah, Sullamuttaufiq maupun Bidayatul mujtahid wa hidayatul muqtasid, para ulama fikih menerangkan syarat wajib dan sahnya puasa dalam pembahasan tersendiri.
1. Bacaan Niat Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.
2. Doa Berbuka Puasa
Doa Berbuka Puasa dari HR Abu Dawud:
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
"Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah."
Artinya : "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."
Menurut hadis riwayat Bukhari dan Muslim
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untuk Mu aku berpuasa, dan kepada Mu aku beriman, dan dengan rezeki Mu aku berbuka. Dengan rahmat Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa-2.jpg)