Breaking News:

Berita Surabaya

BREAKING NEWS Wisata Kuliner Ramadan, Pedagang Takjil Dadakan di Surabaya Mulai Bermunculan

Saat memasuki bulan suci Ramadan 2021 seperti saat ini, Kota Surabaya punya pemandangan bak wisata kuliner religi dadakan.

SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Suasana pedagang takjil dadakan terlihat telah bermunculan di kawasan Jalan Karang Menjangan, Surabaya, Selasa (13/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Setiap tahunnya ada sebuah pemandangan berbeda di Surabaya saat bulan suci Ramadan tiba.

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, ternyata Surabaya tak hanya punya wisata sejarah dan taman yang indah saja.

Saat memasuki bulan suci Ramadan 2021 seperti saat ini, Kota Surabaya punya pemandangan bak wisata kuliner religi dadakan.

Misalnya saja di sepanjang tepian jalan Karang Menjangan Surabaya, tepatnya di depan Kantor Gedung Badan POM RI Surabaya.

Berdasarkan pemantauan SURYA.CO.ID, ada ratusan pedagang takjil dadakan yang berjajar rapi lengkap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sedang berjualan beragam aneka makanan dan minuman.

Satu dari ratusan pedagang takjil dadakan di Jalan Karang Menjangan Surabaya, Puji mengatakan, dirinya memang berjualan takjil hanya saat bulan puasa tiba.

"Saya sudah berjualan di sini sejak 2010 dan memang hanya berjualan saat bulan puasa saja," ujar Puji, Selasa (13/4/21).

Puji yang berjualan bersama kakaknya mengaku, saat Ramadan tiba seperti saat ini, pikiran dan hati selalu riang.

"Lantaran, saya selalu bisa mendapat tambahan pundi-pundi rupiah dengan berjualan takjil. Kalo tidak Ramadan saya hanya berjualan gorengan saja di dekat kampus B Unair. Tapi kalo puasa, aneka makanan seperti botok dan krengsengan daging juga saya turut jual di Jalan Karang Menjangan ini," jelasnya.

Puji menambahkan, harga takjil yang ia jual meliputi aneka minuman dan makanan ringan termurah hanya Rp 1.000 dan termahal hanya Rp 5.000.

Sementara Antonio, pedagang takjil lainnya mengaku meski dirinya bukan seorang Muslim, namun baginya momen Ramadan adalah momen terindah.

"Itu karena saya bisa mendapat uang tambahan dari hasil jualan takjil di sini. Sehari-hari saya hanya sebagai pengusaha beras," ungkap pria yang akrab disapa koh Anton.

Sekadar informasi pula, berdasarkan pemantauan SURYA.CO.ID, sejak pukul 14.37, pedagang takjil dadakan sudah mulai merapikan stan jualannya untuk ditawarkan kepada warga Surabaya yang lalu lalang melewati Jalan Karang Menjangan.

Adapun untuk aneka takjil yang dijual pedagang dadakan ditempat ini, untuk minuman meliputi, es kopyor, es degan, es buah dan masih banyak yang lainnya.

Sedangkan aneka makanan, meliputi gorengan, roti bakar, pisang keju, botok dan krengsengan.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved