Breaking News:

Berita Tulungagung

Ada di Wilayah Gempa, Warga Tulungagung Diminta Memperhatikan Kekuatan Struktur Bangunan

BPBD Tulungagung mencatat, ada 75 rumah warga yang rusak akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) lalu, pukul 14.00 WIB.

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Salah satu rumah warga Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung yang ambruk karena gempa. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung mencatat, ada 75 rumah warga yang rusak akibat gempa bumi, Sabtu (10/4/2021), pukul 14.00 WIB.

Dua di antaranya rusak berat, karena ambruk total tak kuat menahan goyangan gempa.

Sementara yang lain retak-retak, maupun mengalami kerusakan pondasi.

Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto mengatakan, kerusakan rumah warga karena struktur bangunan yang kurang kuat.

Mayoritas rumah yang rusak adalah bangunan lama.

“Rumah-rumah lama yang dibangun tanpa penguat, pasti terdampak jika ada gempa,” terang Soeroto, Selasa (13/4/2021).

BPBD Tulungagung mengingatkan warga, Tulungagung termasuk daerah yang rawan gempa.

Kondisi ini tidak lepas dari keberadaan tumbukan lempeng Euro Asia dan Indo Australia yang menyusup ke Pulau Jawa.

Karena itu setiap bangunan yang didirikan ditekankan untuk memperhatikan risiko gempa bumi.

“Perlu ditekankan, bangunan itu tidak hanya bagus. Yang paling penting adalah kualitasnya, ketahanan terhadap gempa,” tegas Soeroto.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved