Breaking News:

Berita Pasuruan

Gus Ipul Wujudkan Revitalisasi Lapas Menjadi Lapas Terintegrasi di Kota Pasuruan

Revitalisasi lapas yang sudah overload dengan membagun lapas yang terintegrasi. Harapannya, lapasnya bisa memenuhi syarat.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/galih lintartika
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat mendampingi perwakilan Kemenko Polhukam, dan Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) terkait rencana revitalisasi lapas kota Pasuruan. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan untuk merevitalisasi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kota Pasuruan tinggal selangkah lagi.

Hari ini (13/4/2021), Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendampingi perwakilan Kemenko Polhukam, dan Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Perwakilan dari dua kementrian itu hadir di Kota Pasuruan. Ini adalah tindaklanjut dari kunjungan Gus Ipul ke Kemenko Polhukam beberapa waktu lalu.

Mereka sempat menggelar rapat koordinasi dengan Gus Ipul sesaat dan setelah itu, dilanjutkan dengan peninjauan lapas dan rencana lokasi pemindahan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kemenkumham Heni Yuwono mengatakan, ini adalah ide yang luar biasa dari Wali Kota Pasuruan.

Menurutnya, ide pembangunan lapas terintegrasi ini satu-satunya di Indonesia. Sebelumnya belum ada yang semuanya ada di satu kawasan.

Mulai dari fungsi Lapas Pembinaan untuk orang yang tersangkut kasus pidana, ada rehabilitasi sosial yakni pesantren, dan ada rehabilitasi medis yakni rumah sakit.

"Sebenarnya kegiatan ini sudah ada, tapi ini lebih terpadu dan dijadikan satu wilayah. Pak wali ini sangat luar biasa," sambungnya.

Ia mengaku, setelah pertemuan Walikota dengan Menkopolhukam, ia sempat dipanggil untuk membicarakan hal ini.

"Ternyata pak wali sudah menyiapkan lahan kurang lebih 5 hektar, dan sudah bersertifikat. Nah, ini Kemenkumham bisa membangun ini," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved