Breaking News:

Berita Suemenep

Cerita Sedih Nenek Haniyah di Sumenep, Hidup Sebatang Kara Diberi Bantuan Batu dan Pasir, Untuk Apa?

Berikut ini cerita sedih dari nenek Haniyah yang hidup sebatang kara di Sumenep Madura, Jawa Timur mendapat bantuan batu dan pasir dari pemerintah.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Ali Hafidz Syahbana
Kondisi rumah rumah reyot nenek Haniyah (60) di Dusun Batu Putih Desa Karangnangka Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep pada Senin (12/4/2021). Nenek Haniyah mendapat bantuan batu bata dan pasir dari pemerintah, tapi tidak bisa digunakan untuk membangun rumah reyotnya. 

Dia hanya bisa berharap rumahnya yang beralas tanah bisa berlantai.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, pasir bantuan RTLH untuk nenek Haniyah sebanyak dua pic up pasir.

Jumlah tumpukan batu bata sebanyak dua ribu biji, termasuk kayu lempeng yang ada di depan gubuk reyot tersebut.

"Jika ditotal keuangan barang itu sebesar Rp 3 juta-an," kata salah satu warga setempat yang enggan namanya disebutkan.

Dikonfirmasi Camat Raas, Agus Suprayogi saat dihubungi mengatakan, jika bantuan RTLH yang bersumber dari Dana Desa (DD) itu memang sebatas material bangunan. Dan bukan berupa bangunan sebagai mana ketentuan yang ada.

"Kedepan perlu diubah ketentuan itu," kata Agus Suprayogi.

Ketika ditanya besaran material untuk RTLH Nenek Haniyah di Dusun Batu Putih Desa Karangnangka.

Pihaknya mengaku belum tahu, karena belum sempat melihat besaran bantuan RTLH yang diterima nenek Haniyah.

"Saya belum sempat melihat materialnya sekarang, ini masih sibuk mengurus panitia Pilkades," singkatnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved