Breaking News:

Berita Suemenep

Cerita Sedih Nenek Haniyah di Sumenep, Hidup Sebatang Kara Diberi Bantuan Batu dan Pasir, Untuk Apa?

Berikut ini cerita sedih dari nenek Haniyah yang hidup sebatang kara di Sumenep Madura, Jawa Timur mendapat bantuan batu dan pasir dari pemerintah.

SURYA.co.id/Ali Hafidz Syahbana
Kondisi rumah rumah reyot nenek Haniyah (60) di Dusun Batu Putih Desa Karangnangka Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep pada Senin (12/4/2021). Nenek Haniyah mendapat bantuan batu bata dan pasir dari pemerintah, tapi tidak bisa digunakan untuk membangun rumah reyotnya. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Berikut ini cerita sedih dari nenek Haniyah yang hidup sebatang kara di Sumenep Madura, Jawa Timur mendapat bantuan batu dan pasir dari pemerintah setempat. 

Sosok nenek Haniyah  ini merupakan janda miskin yang kini usianya sudah mencapai 60 tahun.

Ia mendapatkan bantuan batu bata dan pasir dari Program Bantuan RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni) senilai Rp 15 juta melalui Dana Desa (DD).

Namun, ia hanya menatap saja bentuk bantuan tersebut lantaran tak bisa dipakai untuk membangun gubuk reotnya yang berukuran 3 meter kali 5 meter.

Baca juga: 1.270 Rumah Rusak Akibat Gempa di Lumajang, Pemilik Akan Diberi Bantuan Rp 50 Juta Untuk Rekontruksi

Rumah itu berdinding plastik dan saat hujan turun ari selalu membasahi bagian dalamnya.

Nenek Haniyah tinggal di Dusun Batu Putih Desa Karangnangka Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep Madura.

Mendapat bantuan tersebut, nenek tua renta ini tak bisa berbuat apa-apa.

"Saya sudah lama sendiri di sini dan tak punya anak," ucap Nenek Haniyah, Senin (12/4/2021).

Nenek Haniyah ini mengaku, hidup sendiri sejak bercerai dengan suaminya dan dari perkawinannya puluhan tahun lalu tak memiliki seorang anak.

Nenek Haniyah tak ngerti kapan rumahnya akan dibangun.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved