Breaking News:

Kartu Pra Kerja

KLARIFIKASI Penyelenggara Kartu Pra Kerja Soal Viral Jasa Penukaran Saldo Pelatihan Jadi Uang Tunai

Berikut klarifikasi pihak penyelenggara kartu pra kerja soal kabar viral jasa penukaran saldo pelatihan menjadi uang tunai.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Kolase Sudarsono-Surya.co.id/www.prakerja.go.id
Ilustrasi uang tunai (kiri) dan kartu pra kerja (kanan). Viral Jasa Penukaran Saldo Pelatihan Jadi Uang Tunai, klarifikasi penyelenggara ada di artikel ini 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id - Berikut klarifikasi pihak penyelenggara kartu pra kerja soal kabar viral jasa penukaran saldo pelatihan menjadi uang tunai.

Diketahui baru-baru ini di media sosial beredar unggahan yang berisi jasa penukaran saldo pelatihan Kartu Pra kerja menjadi uang tunai.

Unggahan tersebut dibagikan di grup Facebook Diskusi Kartu Prakerja, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: 7 Fakta Terbaru KUR Super Mikro 2021 untuk Alumni Kartu Pra Kerja, Dapat Pinjaman hingga Rp 10 Juta

Baca juga: Cara Mengajukan Pinjaman Rp 10 Juta di Bank BNI untuk Alumni Kartu Pra Kerja, KUR Super Mikro 2021

Menurut unggahan tersebut, bagi yang mau menukarkan saldo pelatihannya bisa menghubungi pengunggah melalui direct message.

"Yg masih punya saldo pelatihan dan ingin tukar dengan uang jajan. Bisa dm saya. Kasian ga kepake, mending ditukar dengan uang. Hatur nuwun,"

Unggahan tersebut telah disukai 235 kali, dikomentari 733 kali, dan dibagikan 3 kali oleh sesama warganet.

Di kolom komentar, ada juga warganet yang berminat dan tidak sedikit pula yang meragukan.

Saat dikonfirmasi, Head of Communications Manajemen Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan, saldo pelatihan Prakerja tidak bisa ditukarkan menjadi uang tunai.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Ramai Jasa Penukaran Saldo Pelatihan Prakerja Jadi Uang Tunai, Apakah Bisa?'

"Saldo pelatihan tidak bisa diuangkan dan tidak mungkin diuangkan," ujar Louisa saat dihubungi Kompas.com, Jumat (9/4/2021).

Alasannya, kata Louisa, dana pelatihan tersebut ada di virtual account, bukan di akun rekening masing-masing peserta.

Apabila nantinya ada sisa saldo pelatihan, maka akan dikembalikan ke negara.

"Saldo pelatihan yang tidak terpakai akan kembali ke rekening kas negara," kata Louisa.

Ia berharap, setiap peserta dapat menggunakan dana pelatihannya untuk membeli pelatihan sebanyak mungkin dikarenakan saldo tidak dapat diuangkan.

"Ada banyak sekali pelatihan di Kartu Prakerja yang bisa meningkatkan keterampilan atau mempelajari hal-hal baru," terang Louisa.

Insentif Kartu Prakerja Sedang Diproses

Sementara itu, sejumlah peserta Kartu Prakerja yang lolos seleksi, mengeluhkan kendala insentif yang tak kunjung cair.

Di dashboard www.prakerja.go.id, muncul status insentif sedang diproses.

Menurut pantauan SURYA.CO.ID, Jumat (9/4/2021) sejumlah peserta mengeluhkan hal tersebut.

@hadiazkaazka "min ... kenapa insentifnya belum cair. Sampai kapan min menunggunya"

@destiarmdh04 "min insentif kok gak keluar di dashboad ya, padahal sudah siap ikut pelatihan"

Seperti diketahui, peserta yang lolos seleksi akan mendapat insentif yang digunakan untuk membeli pelatihan.

Menurut jawaban admin @prakerja.go.id proses pencairan insentif memang membutuhkan waktu 3-5 hari kerja dari tanggal estimasi pencairan. Peserta diminta untuk bersabar menunggu.

Dan apabila tak kunjung cair melebihi wakru tersebut, disarankan untuk menghubungi contact center +628001503001.

"Pada dashboard tertera bahwa proses pencairan insentif membutuhkan waktu 3-5 hari kerja dari tanggal estimasi pencairan. Mohon dpt ditunggu, jika dalam periode tersebut masih jg belum dicairkan, silakan hubungi contact center, kami. Terima kasih." tulis admin @prakerja.go.id

Jadwal gelombang 17

Ilustrasi - Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17
Ilustrasi - Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 (Prakerja.go.id)

Lantas kapan Kartu Prakerja Gelombang 17 dibuka?

Pihak pelaksana Kartu Prakerja menjelaskan, Gelombang 17 dibuka jika ada penerima gelombang sebelumnya tidak membeli pelatihan hingga batas waktu yang ditentukan.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan, hal ini mengingat jumlah penerima kartu Prakerja sebanyak 2,7 juta orang sudah terpenuhi. 

Kini, pihaknya masih memantau kemajuan penerima Prakerja gelombang sebelumnya dalam membeli pelatihan pertama.

Sesuai ketentuan, penerima Kartu Prakerja wajib membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Prakerja.

Bila penerima Kartu Prakerja tidak membeli pelatihan pertama dalam batas waktu yang telah ditentukan, maka kepesertaannya akan dicabut.

"Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut"

"Karena tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," kata Louisa, dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Louisa menambahkan, untuk penerima Kartu Prakerja gelombang 12, batas akhir pembelian pelatihan pertama adalah 1 April 2021 pukul 23.59 WIB.

Meski begitu, bukan berarti kepastian gelombang 17 akan langsung diketahui pada tanggal 1 April 2021.

"1 April itu adalah deadline utk gelombang 12. Masih harus menunggu gelombang 13-16," kata Louisa.

Untuk mengetahui pasti kapan pembukaan gelombang 17, Anda bisa pantau terus akun Instagram resmi kartu prakerja di @prakerja.go.id.

Ikuti berita seputar Kartu Pra Kerja di SURYA.co.id

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved