Breaking News:

Berita Surabaya

Gandeng Bank DBS, Manulife Indonesia Luncurkan 3 Produk Alternatif Investasi Baru

Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia berkolaborasi dengan meluncurkan tiga produk sebagai alternatif investasi.

Manulife Indonesia
Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia berkolaborasi meluncurkan tiga produk sebagai alternatif investasi. Ketiganya adalah produk asuransi unit link MiTreasure Ultimate Protection (MITUP), MiTreasure Optimax Protection (MITOP), dan MiWealth Protection (MWP). 

Berita Surabaya
Reporter: Sri Handi Lestari
Editor: Irwan Sy

SURYA.co.id | SURABAYA - Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia berkolaborasi dengan meluncurkan tiga produk sebagai alternatif investasi.

Alternatif investasi baru ini menempatkan dana investasi pada instrumen pendapatan tetap dan saham.

Ketiganya adalah produk asuransi unit link MiTreasure Ultimate Protection (MITUP), MiTreasure Optimax Protection (MITOP), dan MiWealth Protection (MWP).

Kemudian Manulife Dana Pendapatan Tetap Jangka Pendek Dolar (MDPTJPD), Manulife Dana Ekuitas China Dolar (MDECD), dan Manulife Dana Ekuitas Teknologi Global Dolar (MDETGD).

"Kami berupaya untuk senantiasa memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan portfolio investasi mereka," kata Paulus Sutisna, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Minggu (11/4/2021).

Menurut Paulus, nasabah dan keluarga Indonesia memiliki kesempatan untuk merencanakan serta melakukan diversifikasi aset investasinya melalui ketiga pilihan dana investasi baru yang telah tersedia pada produk asuransi Manulife Indonesia.

Ia menyebut perkembangan asuransi unit link di Indonesia semakin meningkat berdasar data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Oktober (ytd) 2020.

Seiring dengan perkembangan tersebut, terdapat pula peningkatan atensi masyarakat akan produk asuransi di tengah situasi pandemi.

Hal ini terungkap dalam hasil survei Manulife Asia Care terbaru yang dilakukan terhadap 519 responden asal Indonesia dan dirilis pada Februari, menunjukkan bahwa hampir tiga perempat (72 persen) responden di Indonesia ingin membeli polis baru dalam enam bulan ke depan, jumlahnya sedikit lebih tinggi dari rata-rata kawasan (71 persen).

Selain itu, sebanyak 88 persen responden Indonesia menyatakan, sejak Covid-19 terjadi, perencanaan masa pensiun kini dianggap semakin penting.

“Ada kebutuhan yang kuat di antara masyarakat Indonesia akan perlindungan finansial, terutama untuk jangka panjang. Kami mendengarkan nasabah kami dengan seksama dan menanggapi kebutuhan itu," ungkap Ryan Charland, Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia.

Lebih lanjut, Ryan mengatakan, bersama Bank DBS Indonesia, pihaknya  berinovasi dan menawarkan pilihan investasi baru bagi nasabah untuk memberikan ketenangan pikiran.

"Dengan tiga pilihan investasi baru, nasabah dan keluarga Indonesia dapat menikmati kesempatan untuk memaksimalkan perencanaan keuangan mereka. Kemitraan Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia telah menghadirkan rangkaian produk, mulai dari unit link, asuransi jiwa hingga asuransi kesehatan," ujarnya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved