Breaking News:

Berita Mojokerto

3 Pelajar SMA Diamankan dalam Razia Tempat Hiburan Malam jelang Ramadan 2021 di Kota Mojokerto

Petugas gabungan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia sejumlah tempat hiburan malam di Kota Mojokerto.

surya.co.id/mohammad romadoni
Petugas gabungan saat merazia tempat hiburan malam di Kota Mojokerto, Minggu (11/4/2021) dini hari. 

SURYA.co.id |MOJOKERTO - Petugas gabungan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia sejumlah tempat hiburan malam di Kota Mojokerto.

Seluruh pengunjung dan pemandu lagu yang berada di tempat hiburan dirazia lalu dilakukan pemeriksaan identitas dan penggeledahan barang bawaan untuk mengantisipasi peredaran narkotika.

Kegiatan razia kali ini juga sekaligus sosialisasi terhadap pengelola tempat hiburan malam terkait peraturan larangan jam operasional menjelang bulan Ramadan 2021.

Kasi Operasional Satpol Kota Mojokerto, Mulyono mengatakan pihaknya bersama petugas gabungan dari TNI/POLRI dan BNNK merazia tempat hiburan malam seperti di Graha Popphy, Pandora, dan Karaoke Wijaya di Jalan By Pass KM 50, Kota Mojokerto.

Selain pemeriksaan identitas, dari BNNK juga melakukan tes urine narkoba dan tes HIV terhadap wanita pemandu.

Kegiatan razia berangkat dari kantor Satpol PP dan  mulai dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB yang berakhir pada pukul 24.00 WIB, Sabtu (10/4/2021) malam.

"Kegiatan razia rutin di cafe maupun tempat karaoke dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum apalagi akan memasuki bulan Ramadan," ungkapnya di Kantor Satpol PP Kota Mojokerto, Minggu (11/4/2021).

Mulyono menjelaskan pihaknya mengamankan tiga orang yang kedapatan tanpa identitas KTP di tempat hiburan malam Pandora di Jalan By Pass lingkungan Gunung gedangan, Kecamatan Magersari.

Setelah diperiksa ternyata tiga orang itu adalah anak dibawah umur berstatus pelajar SMA asal Sooko, Kabupaten Mojokerto.

"Jadi kami mengamankan tiga anak laki-laki usia 17 tahun yang statusnya pelajar, kondisinya belum mabuk dan minum Miras," terangnya.

Menurut dia, ketiga pelajar itu nantinya akan dilakukan pendaatan dan diberi sanksi sesuai perbuatannya.

Pasalnya, mereka kedapatan mengonsumsi minuman keras di tempat tersebut.

"Kami lakukan pembinaan terhadap tiga pelajar ini dan memanggil orang tua yang bersangkutan agar jangan sampai anak dibawah umur minum Miras di cafe maupun di tempat karaoke," ucap Mulyono.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved