Webinar

Kontroversi Sunat bagi Pria Dewasa, dr Boyke: Manfaatnya Kurangi Penularan Penyakit pada Pasangan

dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS mengatakan, banyak sekali permintaan sunat untuk orang dewasa muncul dari pihak perempuan.

Penulis: Yoni | Editor: Parmin
foto: webinar fjo
Sejumlah narasumber saat menghadiri webinar menelisik konroversi sunat pada pria dewas, di antaranya praktisi kesehatan seksual dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS dan Ketua PP Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI) Prof Andi Asadul Islam. 

Virus ini dalam kondisi tertentu bisa memicu kanker.

Selain itu Boyke mengatakan pada pria yang tidak disunat, berpotensi terdapat kotoran, bakteri, atau virus lainnya di sekitar kepala penisnya.

Sebab dalam kondisi normal kepala penis pria yang tidak disunat tertutup kulup atau kulit. Butuh perawatan khusus, seperti pembersihan secara berkala bagi pria yang tidak disunat.

Dia juga mengatakan ada sejumlah pasangan perempuan yang khawatir jika pasangannya tidak disunat terdapat bakteri Ecoli atau sejenisnya.

Genky lajang asal Jepang salah satu pelaku sunat dewasa, yang turut hadir pada webinar menyatakan meski dalam budaya Jepang tidak dikenal sunat, dia melakukan sunat demi kesehatan.

"Saya memilih melakukan sunat di Indonesia,” jelasnya.

Begitu pula permintaan sunat bagi sang suami yang disampaikan bintang tamu misterius acara webinar ini, sebut saja Mawar.

Dia mengaku sebelumnya pernah menikah dengan pria yang telah disunat. Sedangkan suaminya yang saat ini belum disunat.

“Saya merasakan ada perbedaan antara suami yang telah disunat dan belum disunat, agak kerepotan untuk kebersihan dan merasa kurang nyaman saat berhubungan," jelas bintang tamu ini.

"Jadi kami memutuskan suami juga harus disunat agar pernikahan kami bahagia,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved