Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Mendorong Terwujudnya Pamong Praja Kerja Cepat, Cerdas dan Extraordinary

Gubernur Khofifah melihat, salah satu cara untuk mewujudkan kinerja cepat, cerdas dan extraordinary adalah lewat perubahan budaya kerja

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan materi dalam Workshop Pembekalan Nilai-Nilai Integritas dan Inovasi Kepamongprajaan dalam meningkatkan Pelayanan Masyarakat di Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota se-Jatim di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Jumat (9/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menginginkan agar pamong praja yang akan dan telah menjadi pemimpin di instansi mereka masing-masing harus mampu bekerja cepat, cerdas serta bekerja secara extraordinary.

Caranya, yakni lewat lompatan inovasi yang luar biasa dalam memberikan pelayanan birokrasi kepada masyarakat.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, berpesan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berganti channel dari yang selama ini biasa-biasa saja menjadi extraordinary (luar biasa), bekerja cepat, cerdas dan detail," ungkapnya saat memberikan materi dalam Workshop Pembekalan Nilai-Nilai Integritas dan Inovasi Kepamongprajaan dalam meningkatkan Pelayanan Masyarakat di Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota se-Jatim dengan tema Tantangan Birokrasi di Era New Normal yang dilaksanakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Jumat (9/4/2021).

Ia mengatakan, para ASN hari ini masih ada yang bekerja menunggu adanya petunjuk pelaksanaan (juklak) atau petunjuk teknis (juknis) yang dirasa sangat menghambat inovasi kreatifitas birokrasi.

Banyaknya obesitas dalam regulasi juga dapat menghambat kinerja birokrasi.

Untuk itu, ASN hari ini harus mampu melompat melalui format-format atau program-program yang produktif dengan memperhatikan aturan atau regulasi yang ada.

"Saya melihat di Permendagri ketika para ASN ingin melakukan lompatan inovasi harus segera dilakukan agar harapan Pak Presiden mewujudkan cara kerja extraordinary, cerdas dan cepat bisa tercapai," ungkapnya.

Gubernur Khofifah melihat, salah satu cara untuk mewujudkan kinerja cepat, cerdas dan extraordinary adalah lewat perubahan budaya kerja di masing-masing instansi. Ekosistem tersebut menjadi penting dalam mengoptimalkan kerja cepat, cerdas, inovatif dan profesional.

Selain itu, Khofifah juga menegaskan, bagaimana peran kerja tim sangat diperlukan dalam kesatuan birokrasi. Ia menyebut, dalam keadaan krisis seperti saat ini hal yang perlu dilakukan adalah kerja super tim.

"Kalau ada pandemi seperti saat ini bukan hanya ranahnya Dinas Kesehatan saja. Terjadinya pelemahan sektor ekonomi, juga sektor pendidikan yang melakukan sistem belajar mengajar secara daring juga harus bisa menyesuaikan. Bahkan backbone ekonomi Jatim saat ini adalah KUMKM yang berbasis online, maka teknologi di birokrasi harus segera disesuaikan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik menyampaikan perlunya perubahan dalam lingkungan ASN.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved