Berita Sumenep

Empat Bulan Belum Gajian, Para Perawat di Ponkesdes Sumenep Terpaksa Gadaikan Barang

para perawat di Ponkesdes belum menerima honor yang merupakan dana sharing dari Provinsi Jatim dan Pemkab Sumenep.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Deddy Humana
ilustrasi net
ilustrasi 

SURYA.CO.ID, SUMENEP - Para perawat yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT) di sejumlah Ponkesdes (Pondok Kesehatan Desa) di Sumenep, meminta pemerintah daerah setempat serius memperhatikan nasib mereka.

Karena selama empat bulan terakhir, para perawat di Ponkesdes belum menerima honor yang merupakan dana sharing dari Provinsi Jatim dan Pemkab Sumenep.

Pengakuan salah seorang PTT di sebuah Ponkesdes, Jumat (9/4/2012), mereka mulai cemas karena tidak ada pemberitahuan apa pun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep atas keterlambatan gaji empat bulan itu.

Terhitung sejak Januari sampai April 2021, tidak ada kabar mengenai gaji mereka. "Bagi kami ini sangat lama, sebab idealnya orang bekerja terima gaji setiap bulan. Ini sebaliknya, apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan, kami sangat bingung," kata perawat Ponkesdes yang enggan menyebutkan namanya.

Dan seperti para perawat Ponkesdes lainnya, ia tetap memakai uang sendiri untuk transpotasi setiap hari. Karena keuangan mereka terbatas, terpaksa sebagian PTT menggadaikan barang berharga yang dimiliki.

"Mau bagaimana lagi, menggadaikan cincin emas dan BPKB menjadi kebiasaan saya. Dan mungkin bisa ditebus nanti setelah gajian," harapnya.

Perawat lain yang juga berstatus PTT menambahkan, seharusnya pemkab benar-benar serius memperhatikan nasib para tenaga kesehatan di Sumenep.

"Kami sudah 11 tahun menjadi perawat dan dijanjikan ini itu tetapi tidak apa-apa sampai sekarang. Boro-boro diangkat jadi ASN, jadi PPPK juga belum. Intinya nasib kami jauh dari kata sejahtera," ceritanya.

Dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, Agus Mulyono belum bisa memberikan keterangan, dan dihubungi melalui telepon pribadinya juga belum ada jawaban. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved