Breaking News:

Berita Lamongan

Berawal Nyala Lampu Teras, Pria di Lamongan Ditemukan Meninggal; Melajang dengan Penyakit Bawaan

"Saat ditemukan, ia berselimut sarung di kamar tidurnya. Kakak saya punya penyakit bawaan," ungkap Martiah.

surya/hanif manshuri
Polisi line terpasang di rumah warga Dusun Morogo, Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi Lamongan yang ditemukan meninggal, Jumat (9/4/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sungguh memilukan perjalanan hidup Suyoto (47), warga Dusun Morogo, Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi Lamongan ini. Selain tidak menikah serta mengidap penyakit bawaan, Suyoto juga hidup sebatang kara sampai saat ditemukan meninggal, Jumat (9/4/2021).

Korban yang selama ini tinggal sendirian di rumahnya, diduga sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Penemuan jasad korban berawal kecurigaan salah satu adiknya, Martiah, yang melihat lampu teras kakaknya menyala terus selama sepekan terakhir.

Karena lampu terus menyala, Martiah baru tergerak untuk memeriksa. Apalagi selama sepekan itu, Martiah ingat bahwa kakaknya tidak terlihat keluar rumah. "Rumah kakak saya sudah beberapa hari tertutup," kata Martiah kepada polisi, Jumat (9/4/2021).

Martiah mengetuk pintu untuk mengetahui kondisi kakaknya. Bukan pintu yang terbuka ketika Martiah mengetuk pintu, tetapi bau menyengat dari dalam rumah. "Saat datang ke rumah korban kakak saya, ada bau menyengat sehingga saya curiga dan melaporkan ke perangkat desa," ujar Martiah.

Alangkah kagetnya Martiah, ketika pintu rumah dibuka oleh warga desa, ternyata bau menyengat itu berasal dari jasad kakaknya. Martiah menyebut, hingga ditemukan meninggal sang kakak masih hidup melajang dan punya penyakit bawaan.

"Saat ditemukan, ia berselimut sarung di kamar tidurnya. Kakak saya punya penyakit bawaan," ungkap Martiah.

Sementara Kasubag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi membenarkan peristiwa ini. Estu mengungkapkan, peristiwa ini diketahui oleh adik korban yang melihat lampu teras menyala terus selama sepekan terakhir. "Korban ditemukan sudah meninggal di tempat tidur dalam kondisi telentang," ungkapnya.

Estu menambahkan, saat dilakukan pengecekan oleh polisi bersama tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Korban diketahui mempunyai riwayat sakit gangguan syaraf dan kondisi fisik kurang terjaga akibat mengisolasi diri. ****

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved