Minggu, 12 April 2026

Berita Tulungagung

Ada 10 Presidential Suite, RSUD dr Iskak Tulungagung Diusulkan Jadi RS Rujukan Provinsi

Ruang perawatan itu memang memberi wajah baru pada RSUD dr Iskak, di mana bangunan fisik ruang perawatan baru menghabiskan Rp 36,8 miliar.

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
surya/david yohanes
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo memotong untaian melati saat soft launching Graha Mandiri RSUD dr Iskak Tulungagung,Jumat (9/4/2021). 

SURYA.CO.ID,TULUNGAGUNG - Tidak lama lagi, pelayanan di fasilitas kesehatan kelas satu bisa didapatkan di Tulungagung, setelah selesainya Graha Mandiri RSUD dr Iskak Tulungagung.

Dalam peresmiannya, Jumat (9/4/2021), Graha Mandiri itu memiliki lima lantai bahkan ada 10 ruang kelas presidential suite dari total 133 bed di sana.

Secara simbolis, peresmian dilakukan Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo, MM dengan memotong untaian melati, Jumat (9/4/2021) siang. Graha Mandiri adalah ruang perawatan lima lantai yang dibangun secara mandiri dari keuangan RSUD.

Ruang perawatan itu memang memberi wajah baru pada RSUD dr Iskak, di mana bangunan fisik ruang perawatan baru menghabiskan Rp 36,8 miliar. Sementara sarana dan prasarana pendukungnya, seperti tempat tidur pasien, menghabiskan Rp 12,8 miliar.

Total ada 133 tempat tidur. Lantai 2 berisi 46 tempat tidur untuk kelas II, lantai 3 berisi 46 tempat tidur untuk kelas I dan kelas II. Sementara lantai 4 berisi 25 tempat tidur, terdiri dari 18 VVIP, 2 presidential suite dan 5 intermediate ward. Lantai tertinggi atau lima memiliki 16 kamar, terdiri dari 6 VVIP dan 10 presidential suite.

Menurut Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Dharmoredjo, gedung baru ini mulai dioperasikan Senin (12/4/2021). Sementara grand opening akan dilaksanakan akhir Mei 2021 nanti.

“Kami ingin menggunakan gedung ini setelah semua sempurna, termasuk penanda prasasti. Tetapi ternyata pasien terus mengantre, IGD jadi macet. Ya sudah soft launching dulu, grand launching-nya Mei,” terang Supriyanto.

Gedung perawatan baru ini juga difungsikan untuk pasien non-Covid-19. Sementara pasien Covid-19 akan dirawat di gedung lama.

Dengan tambahan gedung perawatan baru ini, kapasitas RSUD dr Iskak menjadi 561 tempat tidur. Besarnya kapasitas ini sangat penting, karena RSUD dr Iskak diusulkan menjadi RS rujukan provinsi.

Fungsi ini menggantikan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSAA) Malang yang menjadi RS rujukan nasional. Dengan status RS rujukan provinsi, maka akan banyak pasien dari daerah lain dirawat di RSUD dr Iskak.

“Status rujukan provinsi ini adalah penunjukkan berdasar kemampuan, jadi kami tidak mengusulkan. Saat ini prosesnya menunggu SK dari Kementerian Kesehatan,” sambung Supriyanto. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved