Breaking News:

Berita Blitar

Prostitusi Online Anak di Kota Blitar, BY Tawarkan Korban ke Pria yang Dikenal Via WhatsApp

Dua pria pengguna jasa PSK anak berusia di atas 20 tahun dan status pekerjaannya swasta

surya.co.id/samsul hadi
BY (40/kaos merah), muncikari prostitusi online anak saat berada di Polres Blitar Kota. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - BY (40), perempuan asal Kanigoro, Kabupaten Blitar, yang menjadi muncikari prostitusi online anak di bawah umur mencari pelanggan lewat aplikasi WhatsApp (WA).

BY menawarkan jasa layanan pekerja seks komersial (PSK) anak yang rata-rata usia pelajar lewat WA kepada pria hidung belang yang dikenalnya.

"Pelanggannya kalangan yang sudah dikenal pelaku. Pelaku menawarkan anak-anak lewat WA," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Momon Suwito Pratomo, Kamis (8/4/2021).

Ketika penggerebekan, polisi juga mendapati dua pria pengguna jasa layanan PSK anak di tempat kos pelaku.

Dua pria pengguna jasa PSK anak berusia di atas 20 tahun dan status pekerjaannya swasta.

"Pelanggannya rata-rata pria dewasa," ujarnya.

Sedang sejumlah anak yang dijadikan PSK oleh pelaku rata-rata usia mulai 14 tahun sampai 17 tahun dan masih berstatus pelajar.

Baca juga: Salat Tarawih dan Idul Fitri Diperbolehkan, Kemenag Tuban : Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

Baca juga: Awak Bus Penumpang Umum di Terminal Tulungagung Menjalani Tes Urine

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat 1 Ramadhan 2021 Untuk Tentukan Awal Puasa, Ini Kata Kementrian Agama

"Sementara, kami mendapatkan enam anak yang dijadikan PSK oleh pelaku. Usianya mulai 14-17 tahun dan berstatus pelajar," katanya.

Seperti diketahui, Satreskrim Polres Blitar Kota membongkar kasus prostitusi online anak di bawah umur.

Polisi menangkap BY (40), perempuan asal Kanigoro, Kabupaten Blitar, yang menjadi muncikari prostitusi online anak di bawah umur.

BY ditangkap di sebuah tempat kos di wilayah Sananwetan, Kota Blitar.

Tempat kos yang berkedok salon itu dipakai BY sebagai tempat mangkal anak di bawah umur yang akan dijual ke pria hidung belang.

Untuk sementara, polisi mendapatkan enam anak di bawah umur rata-rata pelajar yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh BY.

BACA BERITA BLITAR LAINNYA

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved