Breaking News:

Berita Madiun

Penikmat Kopi di Gude Madiun Disuguhi Wanita Menor, Salon Esek-Esek di Blitar juga Digerebek Polisi

PSK yang dipelihara memang tidak ditempatkan secara gamblang oleh muncikari berinisial SM, pemilik warung kopi.

tribun lampung/dok
Ilustrasi prostitusi. Polres Madiun Kota menangkap muncikari di bekas lokalisasi Gude, Madiun. Modusnya buka warung kopi. 

SURYA.co.id | MADIUN - Lokalisasi Gude di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun yang sudah resmi ditutup beberapa waktu lalu, masih beroperasi secara sembunyi-sembunyi.

Modusnya jualan kopi untuk menjajakan PSK pada pria hidung belang.

Wanita menor yang dipelihara memang tidak ditempatkan secara gamblang oleh muncikari berinisial SM, pemilik warung kopi.

Namun SM asal Kecamatan Jiwan itu menyembunyikan di belakang warungnya. Terkadang wanita itu ikut membersihkan gelas konsumen yang sudah selesai.

Rupanya praktik prostitusi terselubung tersebut terendus polisi.

Muncikari SM ditangkap, Sabtu (27/3/2021) di warungnya.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana, mengatakan pelaku ditangkap karena kasus prostitusi.

SM memiliki warung kopi di kawasan tersebut.

Selain berjualan kopi, tersangka juga menyediakan dua orang PSK di warung kopi miliknya. 

“Kalau ada konsumen yang datang ke warungnya, tersangka menawarkan layanan seks. Kalau berminat, tersangka akan memanggil dua wanita itu,” katanya, Kamis (8/4/2021).

Halaman
1234
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved