Breaking News:

Berita Situbondo

Harga Daging Ayam di Situbondo Naik Tipis, Penjual dan Pembeli Sama-Sama Mengeluh

Karena harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional naik menjadi sebesar Rp 38.000 per KG, dari sebelumnya Rp36.000 per KG.

surya/izi hartono
Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Mimbaan Situbondi. Perubahan harga beberapa komoditas belum mengundang reaksi negatif dari pembeli. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Saat harga cabai rawit menembus batas wajar beberapa waktu lalu, sangat jarang pembeli yang mengeluh. Sebaliknya, saat harga daging ayam di Situbondo mengalami sedikit kenaikan pekan ini, penjual dan pembeli ternyata sama-sama komplain.

Seperti terlihat di Pasar Mimbaan, Kamis (8/4/2021), sejumlah pedagang mengakui bahwa kenaikan harga daging ayam seharusnya bisa menjadi kesempatan mengais untung menjelang bulan suci Ramadhan.

Karena harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional naik menjadi sebesar Rp 38.000 per KG, dari sebelumnya Rp36.000 per KG. "Harga daging ayam terus naik dari sebelumnya Rp 36.000 per KG, atau hanya naik Rp 2.000," kata Ririn, seorang pedagang ayam di Pasar Mimbaan.

Ririn mengakui, banyak pembeli langganannya mengeluhkan kenaikan yang hanya Rp 2.000 itu. Itu karena kenaikan diperkirakan akan terus terjadi. "Tetapi kami tak bisa berbuat banyak. Mau bagaimana lagi, harga ayam dari peternak menang naik. Jadi pembeli banyak yang protes," kata Ririn (34) kepada SURYA.

Ririn dan para pedagang daging ayam lainnya menjelaskan, rata-rata hanya bisa menjual dengan kapasitas terbatas. Ririn pun hanya menjual satu kuintal daging ayam setiap harinya. "Harga daging ayam naik juga karena stok daging ayam," jelasnya.

Kondisi itu justru berbalik dengan harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 100.000 per KG, namun sepekan terakhir malah sudah turun drastis. "Sekarang harga cabai rawit hanya Rp 75.000 per KG, " kata Dian, salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Mimbaan.

Sementara harga cabai merah besar yang sebelumnya Rp 60.000, saat ini turun menjadi Rp 40.000 per KG. "Turunnya cukup banyak, yakni Rp 20.000," kata Dian. ****

Penulis: Izi Hartono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved