Breaking News:

Berita Lumajang

Alasan Pencarian Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Bondoyudho Lumajang Dihentikan

TRC BPBD Lumajang melakukan pencarian Ahmad Dhani (8) yang dikabarkan hilang terpleset di Sungai Bondoyudho, Kamis (8/4/2021).

surya.co.id/tony hermawan
TRC BPBD Lumajang saat melakukan pencarian Ahmad Dhani (8) yang dikabarkan hilang terpleset di Sungai Bondoyudho, Kamis (8/4/2021). 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Sebanyak 12 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang yang mencari Ahmad Dhani bocah berusia 8 tahun yang hilang terpleset di Sungai Bondoyudho.

Selama melakukan pencarian petugas dibagi menjadi 3 regu. Ada yang menyisir di bantaran sungai, menyelam di sungai, dan ada pula yang menggunakan kapal karet.

Namun, korban belum juga ditemukan keberadaannya. Lantaran hari sudah malam, akhirnya pencarian dihentikan sementara.

Joko Sambang Kabid Kedaruratan dan Rekotijensi BPBD Kabupaten Lumajang mengatakan, proses pencarian terpaksa dihentikan sebab pencarian korban saat malam hari tidak akan efektif. Sebab kondisi gelap dan air sungai yang keruh menyulitkan proses pencarian.

"Cuaca tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," kata Joko.

Juga melanjutkan, pencarian akan dilanjutkan pada besok pagi. Pihaknya juga akan melibatkan Basarnas.

"Basarnas malam ini menuju ke Lumajang," ujarnya.

Seorang anak bernama Ahmad Dhani (8) dikabarkan hilang terpleset di Sungai Bondoyudho.

Insiden tersebut bermula saat Ahmad sedang memancing ikan bersama 5 orang temannya di bantaran sungai.

Lantaran hari sudah sore, korban bersama temannya pun berniat pulang. Namun, sebelum pulang, korban mencuci tangan di sungai.

Nahas, saat mencuci tangan korban terpeleset hingga akhirnya terjatuh ke sungai dan hilang begitu saja.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved