Breaking News:

6 Perbedaan BLT UMKM 2021 dengan Tahun Sebelumnya, Golongan ini yang Diutamakan Dapat Rp 1,2 Juta

Berikut sejumlah perbedaan BLT UMKM tahun 2021 dengan tahun sebelumnya. Beberapa Golongan Diutamakan Dapat Rp 1,2 Juta.

ISTIMEWA
ILUSTRASI uang BLT UMKM 201. Perbedaan BLT UMKM 2021 dengan Tahun Sebelumnya ada di artikel ini 

Sementara pada BPUM 2021, pengusul menyampaikan usulan ke badan/dinas yang membawahi bidang koperasi dan UKM di daerah.

Dinas akan meneruskan data pendaftar ke Kemenkop UKM. Proses penyampaian berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga ke kementerian.

5. Pembersihan data

Pembersihan data atau proses verifikasi dan pengecekan data pendaftar pada BPUM 2020 dilakukan oleh Kemenkop UKM.

Namun untuk BPUM 2021, pembersihan data calon penerima ini akan dilakukan oleh badan/dinas yang membidangi koperasi dan UKM di kabupaten/kota.

Data yang telah dibersihkan kemudian diserahkan kepada pihak provinsi untuk dikoordinasikan sebelum diserahkan ke pusat atau Kementerian.

Terakhir, Kementerian hanya perlu melakukan tahapan validasi data.

6. Penyaluran dana bantuan

Pada BPUM 2020, dana bantuan sebesar Rp 2,4 juta disalurkan secara langsung oleh KPA ke rekening penerima atau melalui bank penyalur BPUM atau bank milik negara yang ditetapkan KPA.

Sementara pada BPUM 2021, bantuan disalurkan secara langsung ke rekening penerima atau melalui pihak Penyalur BPUM yang terdiri dari bank BUMN, BUMD, dan PT Pos Indonesia.

Golongan yang Diutamakan

Seperti diketahui, BLT UMKM 2021 sudah mulai cair pada Jumat (2/4/2021).

BLT UMKM 2021 ini ditargetkan untuk 12,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia, dengan besaran Rp 1,2 juta per penerima.

Melansir dari Tribunnews dalam artikel 'Syarat dan Cara Daftar BLT UMKM Rp 1,2 Juta: Ini 3 Kategori Penerima yang Diutamakan', ada 3 golongan yang diutamakan sebagai penerima BLT UMKM 2021, yaitu:

1. Yang sudah menerima,

2. Yang belum menerima karena belum bisa dicairkan,

3. Yang sudah diusulkan tapi belum diproses.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

"Diberikan kepada seluruh pelaku usaha mikro terdampak.

Baik kepada yang sudah menerima tahun lalu, maupun belum menerima yang sudah diusulkan ataupun yang lagi diproses," ujar Eddy.

Pada 2021, masing-masing pelaku usaha mikro memperoleh Rp 1,2 juta.

"Tahun ini berbeda dari tahun lalu, menjadi Rp 1,2 juta per penerima," kata Eddy Satriya.

Bagi yang sudah menerima BLT UMKM tahun lalu, memang tidak semua akan dapat lagi.

Sebab, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan evaluasi terhadap penerima 2021 yang ada kekurangan.

"Salah satunya salah sasaran sehingga itu dibersihkan datanya,” kata Eddy.

Ikuti berita seputar BLT UMKM di SURYA.co.id

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved