Breaking News:

Berita Nganjuk

Setelah Gagal Digelar pada Maret lalu, DPRD Nganjuk kembali Jadwalkan Rapat Paripurna LKPJ Bupati

DPRD Kabupaten Nganjuk akhirnya kembali mengadendakan rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Nganjuk.

surya.co.id/ahmad amru muiz
Rapat Paripurna DPRD Nganjuk membahas perubahan Rencana Kerja (Renja) bulan April yang mengagendakan rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - DPRD Kabupaten Nganjuk akhirnya kembali mengadendakan rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Nganjuk.

Ini setelah DPRD Kabupaten Nganjuk berkoordinasi dengan biro hukum Pemprov Jawa Timur yang hasilnya rapat paripurna LKPJ secepatnya dilakukan meski melewati batas waktu tiga bulan dari masa akhir anggaran tahun 2020.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Jianto mengatakan, dalam rapat paripurna DPRD agenda penyampaian LKPJ Bupati Nganjuk tersebut akan digelar secara offline.

Dimana rapat akan digelar secara tatap muka langsung dengan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19.

Yakni kehadiran anggota DPRD sebanyak 50 persen atau memenuhi syarat kuorum dari 50 anggota DPRD Kabupaten Nganjuk dan dihadiri langsung Bupati Nganjuk.

"Kami mengharap Bupati Nganjuk hadir dan menyampaikan LKPJ tahun 2020 itu dalam rapat paripurna tersebut, setidaknya ini momen tepat untuk memperbaiki jalinan komunikasi antara legislatif dan Kepala Daerah yang lebih baik," kata Jianto, Rabu (7/4/2021).

Dijelaskan Jianto, diagendakan rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Nganjuk tersebut juga didasarkan oleh adanya permintaan dari Pemerintah Daerah.

Dengan demikian sudah menjadi kewajiban DPRD Nganjuk untuk mengagendakan rapat Paripurna DPRD. Dan nantinya, setelah rapat paripurna DPRD dan LKPJ sudah disampaikan Bupati Nganjuk maka akan langsung dilakukan pembentukan Pansus pembahasan LKPJ Bupati Nganjuk tersebut.

"DPRD akan bekerja keras untuk secepatnya menyelesaikan pembahasan LKPJ Bupati Nganjuk tersebut demi kebaikan Kabupaten Nganjuk," ucap Jianto yang juga Politisi Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk tersebut.

Memang, diakui Jianto, rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati Nganjuk yang sempat gagal digelar pada 31 Maret 2021 disebabkan oleh adanya miskomunikasi antara anggota DPRD dengan Bupati Nganjuk.

Dimana anggota DPRD menginginkan rapat paripurna secara offline tetapi Bupati Nganjuk menginginkan rapat paripurna dilakukan secara daring.

Hal itu menimbulkan persoalan kekecewaan sebagian anggota DPRD sehingga meninggalkan ruang rapat Paripurna setelah Bupati Nganjuk tidak kunjung hadir.

"Kami berharap hal itu tidak terjadi dan terulang kembali dalam rapat paripurna DPRD yang dijadwalkan dilaksanakan pada Senin (12/4/2021) nanti," tutur Jianto.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved