Breaking News:

Ridwan Kamil Sampai Menangis, Cerita Pembangunan Masjid Gaza, 'Perjalanannya Memang Emosional'

Masjid tersebut didesain khusus oleh Ridwan Kamil atas kerja samanya dengan lembaga Aman Palestina

KompasTV
Ridwan Kamil, Gubernur Jabar 

SURYA.co.id I BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dimulainya pembangunan Masjid Syaikh 'Ajlin, Gaza, Palestina.

Peresmian itu dilakukan secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (7/3/2021). Dalam sambutannya, Ridwan Kamil terlihat sampai menyucurkan air mata.

Masjid tersebut didesain khusus oleh Ridwan Kamil atas kerja samanya dengan lembaga Aman Palestina. Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, proyek masjid itu sangat emosional baginya.

Dengan suara berat, Emil mengatakan, membangun masjid di daerah konflik bukan hal yang mudah. "Perjalanannya memang emosional karena kalau saya mendesain masjid di Indonesia problemnya sedikit tidak terlalu masalah. Tapi di Gaza luar biasa, makanya panjang. Jadi sebelum saya desain, shalatnya di tenda kawinan saking daruratnya, kena hujan kena angin tapi mereka tetap shalat berjamaah," tutur Emil.

Emil menjelaskan, pembangunan masjid itu membutuhkan dana sekitar Rp 20 miliar. Pemprov Jabar sendiri telah menyumbangkan dana Rp 2,085 miliar. Bantuan lain datang dari Badan Wakaf Salaman sebesar Rp 1,9 miliar. Jika tak ada kendala, proyek masjid itu bisa selesai dalam waktu dua tahun.

"Karena itu saya titip mari atas nama kemanusiaan dan ukhuwah islamiyah kita bantu sedekah infak langsung dan digital untuk menggenapkan kemuliaan seluruh pembangunan ini. Saya sebagai gubernur tentu akan mengajak perusahaan orang yang punya kelebihan harta untuk turun. Jadi emosional karena situasinya sulit bisa membayangkan bertahun-tahun tidak shalat di masjid," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Aman Palestina Indonesia Miftahuddin Kamil menuturkan, sebelum hancur pada 2014, masjid tersebut selalu dipenuhi jemaah.

"Mereka setiap shalat di masjid itu minimal 580 orang, terutama shalat subuh dan isya. Bayangkan sekarang tenda darurat itu tak bisa menampung jumlah yang sangat besar dan akhirnya mereka shalat di atas pasir pantai di bawah terik matahari dan tak jarang di bawah guyuran hujan," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Resmikan Masjid di Gaza Palestina, Mata Ridwan Kamil Berkaca-kaca",

Editor: Suyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved