Breaking News:

Berita Blitar

Polres Blitar Kota Ungkap 279 Kasus dengan 280 Tersangka di Operasi Pekat Semeru 2021

Polres Blitar Kota mengungkap 279 kasus dengan total 280 tersangka selama Operasi Pekat Semeru 2021.

SURYA.co.id/Shamsul Hadi
Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti dan tersangka hasil Operasi Pekat Semeru 2021 di Polres Blitar Kota, Rabu (7/3/2021). 

SURYA.co.id, Blitar - Polres Blitar Kota mengungkap 279 kasus dengan total 280 tersangka selama Operasi Pekat Semeru 2021. Dari total kasus yang diungkap, kasus premanisme yang mendominasi sebanyak 181 kasus dengan total 195 tersangka.

Sebanyak 195 tersangka kasus premanisme itu terdiri atas 14 tersangka kasus pengeroyokan, satu tersangka kasus perampasan ponsel, dan 180 kasus anak jalanan (anjal).

"Operasi Pekat Semeru 2021 digelar selama 12 hari mulai 22 Maret-2 April 2021. Hasilnya, kami mengungkap 279 kasus dengan total 280 tersangka. Paling banyak tersangka kasus premanisme," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan, Rabu (7/4/2021).

Selain kasus premanisme, kata Yudi, polisi juga mengungkap tiga kasus narkoba dengan tiga tersangka dan barang bukti 3,6 gram sabu-sabu.

Dua kasus prostitusi dengan dua tersangka. Satu kasus prostitusi melibatkan anak di bawah umur secara online.

Polisi juga mengungkap 15 kasus judi dengan 16 tersangka serta 78 kasus peredaran minuman keras ilegal dengan 78 tersangka.

Dikatakannya, ada dua kasus menonjol yang diungkap di Operasi Pekat Semeru 2021, yaitu, kasus pengeroyokan di dua TKP dengan jumlah total tersangka sebanyak 14 orang. "Kasus pengeroyokan ini videonya sempat viral di media sosial," ujarnya. 

Kasus menonjol lainnya, yaitu, kasus prostitusi online anak di bawah umur. "Operasi Pekat Semeru ini untuk menciptakan suasana kondusif menjelang Ramadan 2021," katanya.

(Shamsul Hadi/SURYA.co.id)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved