Breaking News:

Berita Pamekasan

10 Korban Penipuan Berkedok Investasi Rp 8,4 M Datangi Polres Pamekasan, Desak Polisi Tangkap Pelaku

Belum tertangkapnya,  Muhammad Lukman Anizar,  membuat korban kian resah. Mereka terus mendesak aparat kepolisian agar secepatnya menangkapnya.

surya/kuswanto ferdian
Para korban penipuan berkedok investasi saat tidur di trotoar di depan Kantor Bank BRI Cabang Pamekasan, Selasa (10/11/2020) malam. Perwakilan korban kembali mendatangi Polres Pamekasan mendesak polisi menangkap pelaku yang juga oknum mantan karyawan BRI Cabang Pamekasan, Muhammad Lukman Anizar, Rabu (7/4/2021). 

Diceritakan, awal mengenal pelaku, pada Juli 2020 lalu, di salah satu rumah korban.

Hanya belum membicarakan investasi. Barulah beberapa hari kemudian, pelaku menghubungi dirinya dan megajak bergabung program BRI dengan rentang waktu jatuh tempo selama 13 hari hingga satau bulan dengan berbagai hadiah dan bunga tinggi.

Untuk meyakinkan dirinya, pelaku memberitahu jika sejumlah warga sudah menyetor uang kepada pelaku dan telah menikmati hasilnya.

Apalagi, pelaku sebagai karyawan BRI yang sebelumnya pernah bertugas di Batumarmar dan di Waru.

Dikatakan, pertama dirinya menyetor uang Rp 20 juta, batas waktu 13 hari.

Setelah jatuh tempo 13 hari, ia mendapat bunga sebesar Rp 3,5 juta.

Tetapi ketika modalnya mau ditarik, pelaku meminta diperpanjang lagi, karena terdapat program baru yang lebih menguntungkan. 

Selajutnya Taufik, mengajak beberapa famili ikut program BRI dan terkumpul uang Rp 40 juta dan disetorkan kepada pelaku.

“Dari seluruh modal yang saya setorkan ke pelaku, saya hanya mendapatkan bunga  Rp 8 juta.

Tapi uang bagi hasil itu saya berikan kepada famili yang menaruh modal lewat saya.

Halaman
123
Penulis: Muchsin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved