Breaking News:

Berita Sumenep

Tidak Suka Sumenep Peringkat Pertama, Wabup Minta Semua Elemen Bersinergi

wabup mengatakan bahwa Sumenep menjadi daerah dengan rangking pertama atau tertinggi dalam kasus TBC tertinggi.

ilustrasi Kompas.com
ilustrasi penyakit TBC 

SURYA.CO.ID, SUMENEP - Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Dewi Khalifah meminta semua lembaga dan elemen masyarakat bersinergi dan secara aktif agar tidak ada penyematan 'nomor satu' untuk Sumenep. Itu karena Sumenep memang menjadi daerah nomor satu dalam kasus penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC).

"Ini bukan rangking kelas (prestasi), tetapi ini penyakit," tegas Dewi Khalifah, Selasa (6/4/2021).

Mengutip data Dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, wabup mengatakan bahwa Sumenep menjadi daerah dengan rangking pertama atau tertinggi dalam kasus TBC tertinggi. Penyakit ini ditularkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Dewi Khalifah juga membenarkan bahwa angka kasus TBC di Kabupaten Sumenep mengalami peningkatan. Pada tahun 2018 total kasus TBC ada 1.708 kasus, pada 2019 sebanyak 1.882 kasus dan pada 2020 ditemukan 1.667 kasus.

Dari itulah Pemkab Sumenep, kata Dewi Khalifah, mengambil langkah cepat untuk menekan angka penyakit TBC ini mengingat posisi Sumenep peringkat pertama di Jawa Timur

Bagaimana dalam menekan angka laju kasus penyakit TBC ini, ketua Muslimat NU Sumenep ini mengatakan perlu ada sinergitas seluruh elemen serta memberi pemahaman soal penyakit TBC. "Kami berharap setiap tahunnya angka TBC di Sumenep ini bisa diturunkan," pintanya.

Mengacu laporan WHO, Indonesia menduduki peringkat kedua dalam penyakit TBC dengan 845.000 orang dengan estimasi 96.0000 kematian atau 11 kematian per jamnya.

"Pemerintah bisa berupaya menekan kasus TBC dengan memberikan edukasi soal bahaya TBC sekaligus pengobatanya," tambahnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Stop TB Patnership Indonesia (STPI), Indonesia adalah Negara terbesar kedua dalam penyebaran kasus TBC. "Rata-rata penderita TBC ini masih dalam usia produktif, sangat disayangkan sekali," ucapnya. ****

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved