Breaking News:

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris

Sosok Nabil Aljufri, Terduga Teroris Bidik SPBU Pertamina China Pakai Bom TATP, Ini Pengakuannya

Inilah sosok Nabil Aljufri, terduga teroris sekaligus simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang ditangkap Densus 88 bidik SPBU Pertamina milik China.

Editor: Iksan Fauzi
surya.co.id/samsul hadi
Foto Ilustrasi Densus 88 Mabes Polri saat penangkapan terduga teroris. Tak lama ini, Densus 88 menangkap sosok Nabil Aljufri, terduga teroris yang berencana meledakkan SPBU Pertamina milik China pakai bom TATP. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Inilah sosok Nabil Aljufri, terduga teroris sekaligus simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang ditangkap Densus 88 bidik SPBU Pertamina milik China dan pipa gas Pengalengan.

Nabil Aljufri mengaku akan meledakkan SPBU Pertamina milik China dan pipa gas tersebut menggunakan bom TATP atau berbahan aseton peroksida.

Nabil Aljufri bergabung dengan jemaah pengajian Yasin Walatif.

Jemaah pengajian tersebut mayoritas simpatisan FPI dan Rizieq Shihab.

Dalam video yang diterima awak media, awalnya Aljufri mengaku sebagai simpatisan FPI sejak 2019.

Ia kemudian bergabung dengan jemaah pengajian Yasin Walatif, yang mayoritas anggotanya merupakan simpatisan FPI dan Rizieq Shihab.

"Saya atas nama Nabil Aljufri selaku simpatisan FPI tahun 2019."

"Saya mengetahui rencana pembuatan bom yang direncanakan oleh Habib Husein Hasny dan kelompoknya, yang merupakan anggota dan laskar FPI, dan simpatisan FPI," kata Aljufri.

Aljufri menjelaskan dirinya pernah diperlihatkan sebuah video uji coba pembakaran bahan peledak oleh terduga teroris lainnya bernama Bambang Setiono, di rumahnya di Bandung.

Setelah itu, Aljufri menyetujui mencari dukungan pembuatan bom di DPW FPI Kabupaten Bandung, dengan perhitungan dana pembuatan bom sebesar Rp 500 ribu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved