Breaking News:

Berita Surabaya

Sebelas Dosen Unusa Lolos Jadi DPL Program Kampus Mengajar 2021

Sebelas dosen FKIP Unusa lolos menjadi Dosen Pembimbing Lapangan Program Kampus Mengajar Tahun 2021 dari Kemendikbud RI

Foto Istimewa Unusa
Kampus Unusa 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebelas dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) lolos menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Program Kampus Mengajar Tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Wakil Dekan FKIP, Nafiah menuturkan, para dosen yang lolos menjadi DPL nantinya mendampingi mahasiswa peserta Kampus Mengajar 2021 yang tersebar di Jawa Timur.

Jumlah DPL yang lolos tahun ini meningkat dari Program Kampus Perintis tahun 2020, tahun lalu hanya 2 dosen.

"Peningkatan ini cukup signifikan dari tahun sebelumnya. Kami mengirimkan 11 dosen, alhamdulillah semuanya lolos program kampus mengajar tahun 2021. Para dosen yang lolos ini akan mendampingi secara langsung mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar," kata Nafiah, Selasa (6/4/2021).

Melihat peningkatan ini, Nafiah terus mendorong para dosen FKIP untuk mengikuti berbagai macam program yang diinisasi oleh Kementerian untuk membangun networking dan menimba pengalaman.

"Kami terus mendorong agar dosen punya aktivitas lain selain mengajar. Ini bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung program Kementerian secara nyata," ujarnya.

Sementara itu, salah satu DPL program Kampus Mengajar Unusa, Akhwani mengungkapkan tugasnya nanti, dirinya akan menjadi jembatan antara pemerintah dengan dinas pendidikan setempat dan sekolah.

Selain itu, juga mendampingi dan membimbing mahasiswa selama program MBKM (merdeka belajar kampus merdeka).

"Kami juga akan melakukan monitoring secara daring dan luring atas ke terlaksanaan program MBKM," ujarnya.

Terkait projek yang akan dikerjakan, pihaknya akan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan yang menyasar sekolah dengan akreditasi C.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan membantu penyusunan pembelajaran sesuai dengan kondisi dan tantangan pendidikan saat ini.

"Mahasiswa yang ikut program MBKM adalah mahasiswa terpilih yang harapannya mampu memberi warna di sekolah tempat MBKM," pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved