Breaking News:

Berita Jember

Masih Pandemi, Jumlah Peserta Tes Masuk PT di Universitas Jember Malah Bertambah

ercatat ada 12.801 peserta yang mengikuti UTBK di Unej. Dan ini merupakan UTBK kedua kalinya di masa pandemi.

surya/sri wahyunik
Peserta UTBK SBMPTN di Universitas Jember tahun 2020 lalu. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada 2021, tidak berkurang meski masih di masa pandemi Covid-19.

Dibandingkan tahun lalu, jumlah calon mahasiswa baru yang mengikuti ujian di Universitas Jember (Unejj) malah mengalami kenaikan yaitu 14.071 orang.

Pada ujian serupa tahun 2020 lalu, tercatat ada 12.801 peserta yang mengikuti UTBK di Unej. Dan ini merupakan UTBK kedua kalinya di masa pandemi.

Dan UTBK SBMPTN tahun 2021 ini, salah satunua akan diselenggarakan di lokasi Pusat UTBK Unej. Jumlah peserta tersebut terdiri atas 6.583 peserta ujian kelompok Saintek, 6.492 peserta ujian kelompok Soshum dan sisanya 996 orang adalah peserta ujian kelompok Campuran.

Menurut Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Unej, Prof Slamin, nantinya peserta UTBK di Pusat UTBK akan mengikuti ujian di Kampus Tegalboto, Jember, dan Kampus Bondowoso.

“Khusus di lokasi Kampus Tegalboto, panitia menyiapkan 13 lokasi UTBK yang mampu menampung 575 peserta dalam satu sesi," ujar Slamin, Selasa (6/4/2021).

Sementara untuk Kampus Bondowoso hanya menyediakan satu lokasi UTBK saja dengan daya tampung 100 peserta per sesi. Setiap hari, panitia menggelar dua kali UTBK yakni sesi pagi yang dimulai pukul 06.50 WIB hingga 10.30 WIB dan sesi siang dari pukul 12.35 WIB sampai pukul 16.15 WIB.

Mengingat masih masa pandemi Covid-19, panitia pusat UTBK Unej melakukan berbagai persiapan yang menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Antara lain kapasitas ruang UTBK hanya diisi separo dari daya tampung yang ada.

“Sebenarnya lokasi Pusat UTBK Unej bisa menampung hingga 25 ribu peserta, namun kita batasi hanya 18 ribu peserta saja sesuai protokol kesehatan. Namun hingga pendaftaran ditutup, ternyata peserta 14.071 orang saja,” imbuhnya.

Panitia juga akan melakukan sterilisasi ruangan UTBK seperti penyemprotan disinfektan dan penyinaran dengan lampu ultraviolet sebelum dan sesudah digunakan. Nantinya pada setiap sesi ujian, sebelum memasuki lokasi ujian semua peserta wajib mencuci tangan dan mengikuti pemeriksaan suhu tubuh.

Selanjutnya peserta akan dikumpulkan di ruang transit guna diperiksa suhu tubuhnya kembali dan menunjukkan kelengkapan administrasinya sebelum akhirnya diijinkan masuk ruang ujian.

Karena itu peserta juga diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, membawa cairan pembersih tangan, dan tetap menjaga jarak.

Sesuai dengan jadwal, UTBK SBMPTN 2021 digelar dua gelombang,yaitu pertama dari 12 April hingga 18 April 2021, dan gelombang kedua dari 26 April hingga 2 Mei 2021. Pengumuman hasil SBMPTN akan disebarluaskan pada 14 Juni 2021. ****

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved