Breaking News:

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Turun Langsung pada Pendataan Keluarga di Ponorogo, Dukung Program Prioritas BKKBN

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2021.

surya.co.id/fatimatuz zahro
Gubernur Khofifah saat menyaksikan pendataan keluarga bersama tim Kader PK Desa Bedingin, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Selasa (6/4/2021). 

"Sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengambilan kebijakan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan baik di pemerintah daerah maupun pusat," imbuhnya. 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, tahun ini BKKBN mendapat mandat menjadi Ketua Penanganan Penurunan Angka Stunting melalui Rakornas Program Bangga Kencana pada 29 Januari 2021.

Dalam amanatnya, kata Gubernur Khofifah, Presiden menyampaikan bahwa sesuai RPJMN 2020-2024, angka stunting pada 2024 ditargetkan mencapai 14 % dengan rata-rata penurunannya per tahun sebesar 2,5 %.

Berdasarkan Laporan Pelaksanaan Integrasi Susenas Maret 2019 dan Studi Status Gizi Balita Indonesia 2019 (SSGBI) BPS, perbandingan angka stunting secara Nasional mencapai 27,67 %. Sedang di Jawa Timur mencapai 26,9 %, Ponorogo (27,55 %), Pacitan (34,44 %), Ngawi (28,70 %), Trenggalek (26,78 %) dan Tulungagung (29,62 %). 

Oleh karena itu, Gubernur Khofifah menegaskan perlunya upaya-upaya strategis agar target yang diharapkan dapat tercapai, diantaranya dengan melakukan pencegahan terjadinya stunting, memperkuat edukasi tentang pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (HPK), memperkuat intervensi terhadap kasus stunting dan meningkatkan kemitraan penanggulangan stunting dengan melibatkan mitra kerja potensial. 

"Tugas ini merupakan amanat berat bagi BKKBN dikarenakan untuk mempercepat penurunan stunting harus memobilisasi kekuatan akar rumput yang difokuskan pada penguatan sistem pelayanan di kabupaten/kota hingga ke tingkat desa, sehingga diperlukan gerakan gotong royong bersama pemerintah daerah serta para mitra kerja terkait," jelasnya. 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah didampingi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim serta Kepala BKKBN Kab. Ponorogo secara langsung meninjau pelaksanaan PK. 

Pelaksanaan tersebut dilakukan kepada tiga Kepala Keluarga (KK), yakni Misbah dan Marsih, Agus Riyatno dan Siti Nut Rahmawati serta keluarga Ratno dan Supriyati. 

Selain meninjau pelaksanaan PK, Gubernur Khofifah juga membagi-bagikan masker, sembako kepada masyarakat serta buku tulis kepada anak-anak.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved