Breaking News:

Berita Blitar

Dinyatakan Melanggar Prokes, Wali Kota Blitar Santoso Didenda Rp 5 Juta

Wali Kota Blitar, Santoso bersama 13 orang lainnya dinyatakan bersalah melanggar protokol kesehatan dalam acara tasyakuran pelantikan wali kota

SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Wali Kota Blitar, Santoso (kanan) didampingi Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario memberi keterangan kepada wartawan usai rapat paripurna di DPRD Kota Blitar, Selasa (6/4/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Wali Kota Blitar, Santoso bersama 13 orang lainnya dinyatakan bersalah melanggar protokol kesehatan (Prokes) dalam acara tasyakuran pelantikan wali kota yang videonya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Santoso bersama 13 orang lain peserta acara tasyakuran dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring) terkait kasus itu.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Blitar menjatuhkan sanksi denda kepada Santoso dan 13 orang peserta tasyakuran.

Santoso harus membayar denda sebesar Rp 5 juta, sedang 13 orang lainnya masing-masing membayar denda Rp 100.000.

Saat dikonfirmasi masalah itu, Santoso tidak menjelaskan panjang lebar.

Santoso hanya mengatakan kalau masalah itu sudah selesai.

"Itu sudah beres, semua sudah terselesaikan dan tidak ada masalah," kata Santoso singkat usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kota Blitar, Selasa (6/4/2021).

Humas PN Blitar, Rintis Candra mengatakan, PN Blitar menerima pengajuan sidang kasus pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan 14 orang pelanggar.

Dari 14 orang pelanggar itu di dalamnya termasuk Santoso, Wali Kota Blitar. Kasus itu disidangkan pada 26 Maret 2021.

"Jumlah pelanggar yang diajukan sidang ada 14 orang dan di dalamnya termasuk Drs Santoso MPd," kata Rintis.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved