Breaking News:

Penanganan Covid

Update Virus Corona di Surabaya, Senin 5 April 2021: PPKM Mikro Diperpanjang, Ini Progress Vaksinasi

 Berikut Update Virus Corona di Surabaya hari ini, PPKM Mikro diperpanjang tambah 5 provinsi, ini progress vaksinasi, Senin (5/4/2021)

Infocovid19.jatimprv.go.id
Update Virus COrona di Surabaya 5 April 2021 

Meski begitu, saat ini Instruksi Mendagri masih disiapkan untuk mengatur pelaksanaan PPKM mikro.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga Sabtu (3/4) kemarin terdapat 120.068 kasus aktif Covid-19 di Indonesia.

500 Ribu Masyarakat Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 di Surabaya

Jumlah penerima vaksin di Kota Surabaya mencapai 500 ribu orang. Sebanyak 90 ribu di antaranya menggunakan vaksin AstraZeneca.

Khusus untuk AstraZeneca, Surabaya telah mendapat 10 ribu vial yang diperuntukkan kepada 100 ribu penerima.

"Sudah terpakai untuk 90 ribu orang. Itu untuk pelayanan publik, pegawai hotel, restauran, dosen, guru, hingga sebagian lansia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita dikonfirmasi di Surabaya, Senin (5/4/2021).

Terkait teknis, perempuan yang akrab disapa Feni ini menjelaskan, bahwa lokasi vaksinasi AstraZeneca dengan Sinovac berbeda.

"Waktunya pun berbeda. Tidak boleh di satu tempat," katanya.

Selain itu, dua dosis vaksin yang diterima tiap orang harus menggunakan merk yang sama. Sehingga, apabila menggunakan AstraZeneca pada suntikan pertama, maka suntikan kedua juga menggunakan AstraZeneca.

Untuk Sinovac pun pihaknya juga memastikan bahwa vaksin yang digunakan juga belum dari kedaluwarsa.

Ia menyampaikan, bahwa vaksin Sinovac yang masa kedaluwarsanya jatuh pada akhir Maret telah habis disuntikkan pada pertengahan Januari lalu.

"Beberapa waktu ke depan, Sinovac juga akan kembali datang. Masa kedaluwarsanya sekitar Juli," terangnya.

Sejauh ini pihaknya baru menemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan seperti demam dan pusing.

"Untuk KIPI berat tidak ada," katanya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menambahkan, bahwa total penerima vaksin di Surabaya mencapai 555.646 penerima.

Rinciannya, sebanyak 341.067 baru menerima dosis pertama, sedangkan sisanya telah menerima dua dosis.

"Dari total tersebut terbanyak adalah pelayan publik yang mencapai 160.745 penerima. Mereka memang menjadi prioritas," kata Febri dikonfirmasi terpisah.

Selain itu, vaksin juga menyasar lansia, tenaga kesehatan, TNI, guru, hingga pedagang pasar. Untuk mengefektifkan vaksinasi, Pemkot Surabaya juga menggandeng sejumlah pusat perbelanjaan hingga universitas.

Hal itu sekaligus mendekatkan dengan lokasi penerima vaksin. Misalnya di pasar, petugas atau vaksinator mendiri posko di setiap pasar dan SWK sehingga vaksinasinya dilakukan di tempat mereka masing-masing.

“Sedangkan untuk guru dan dosen, vaksinasinya dilakukan di Puskesmas terdekat dari lokasi mengajar. Ini terus kami kebut," katanya.

Data Penerima Vaksin di Surabaya
Dosis 1: 341.067
Dosis 2: 214.579
Total Penerima: 555.646

Rincian Penerima Vaksin:
Pelayanan publik disuntik: 160.745 orang
Lansia: 138.180 orang
Tenaga Kesehatan: 42.142 orang
Guru: 28.391 orang
Pedagang (pasar, UMKM, Mal): 15.592 orang
Dosen: 11.452 orang
TNI: 10.979 orang
Polisi : 7.534 orang
Tokoh agama: 3.667 orang
Kader kesehatan dan lingkungan: 2.938 orang
Pegawai resto dan hotel: 1.882 orang
Atlet: 1.104 orang

(Bobby Constantine/Abdullah Faqih/Surya.co.id)

Ikuti Berita Terkait Penanganan COVID lainnya

Penulis: Abdullah Faqih
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved