Breaking News:

KKB Papua

Tokoh Perempuan Sebut KKB Papua Sudah Tidak Murni, Tak Dapat Dukungan dan Terdesak Satgas Nemangkawi

Tokoh perempuan Papua Rehina Belau menyebut KKB Papua kini sudah tidak murni. Tak Dapat Dukungan dan Terdesak Satgas Nemangkawi

SURYA.co.id
Ilustrasi KKB Papua. Tokoh Perempuan Sebut KKB Papua Sudah Tidak Murni, Tak Dapat Dukungan dan Terdesak Satgas Nemangkawi 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Tokoh perempuan Papua Rehina Belau menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kini sudah tidak murni.

Menurut Rehina, KKB Papua saat ini tidak lagi sepenuhnya mendukung kemerdekaan Papua, tapi ada unsur politik yang menunggangi.

Sementara itu, kondisi KKB Papua saat ini sudah terdesak Satgas Nemangkawi dan tak dapat dukungan dari masyarakat.

Baca juga: 3 Kebrutalan KKB Papua Egianus Kogoya yang Markasnya Direbut Satgas Nemangkawi, Tembak Brimob & TNI

Baca juga: Warga Tembagapura Berbondong-bondong Menolak Keras KKB Papua, Begini Reaksi Satgas Nemangkawi

Melansir dari Antara, Rehina menyebut KKB Papua saat ini masih menjadi musuh nyata bagi aparat TNI-Polri karena kerapmenebar teror dan ancaman kepada masyarakat.

Dikatakan, gerakan KKB Papua sebenarnya dianggap sudah tidak murni menyuarakan perjuangan kemerdekaan seperti saat OPM Masih ada.

"KKB Papua saat ini diduga hanya digunakan sebagai sarana kepentingan politik oleh sejumlah orang," ucap tokoh intelektual perempuan Papua itu, Senin (5/4/2021).

Ia menyebut, gerakan teror bersenjata oleh KKB Papua selalu diikuti Front KKP atau Kelompok Kriminal Politik dan Klandestin dengan memanfaatkan media sosial.

Kelompok KKP, menurut Rehina, membuat narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah dalam upaya memenuhi kepentingan rakyat.

Rehina menyebut, KKB Papua saat ini sebenarnya tidak begitu banyak dan posisi sedang terjepit.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved