Breaking News:

Berita Surabaya

Polres Perak Sita 322 Gram Sabu dari 74 Pelaku, Satu Tersangka sempat Ngaku Wartawan Media Online

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak gelar hasil ungkap operasi awal di tahun 2021.

surya.co.id/firman rachmanudin
Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anggi Saputra Ibrahim (tengah) didampingi Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Yadwivana Jumbo dan Kanit Idik I Narkoba, Ipda Fauzi menunjukkan tersangka dan barang bukti sabu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak gelar hasil ungkap operasi awal di tahun 2021.

Hasilnya, ada 322,8 gram narkotika jenis sabu dan sebutir pil ekstasi yang berhasil disita dari 74 tersangka dengan total 54 kasus.

Hasil operasi itu dilakukan sejak Januari hingga Maret 2021.

Di antara 74 tersangka itu, salah seorang diantaranya mengaku sebagai wartawa media online di Surabaya.

Bahkan, pengakuan itu diucapkan ketika polisi melakukan penggerebekan tersangka di salah satu rumah kos Jalan Kupang Gunung Timur I Surabaya.

Dari penggerebekan itu polisi meringkus Dudung Wahyudi (35) warga Dinoyo Alun-alun IV, Surabaya yang indekos di Kupang Gunung Timur I, Surabaya dan  SP (36) warga Kupang Gunung Timur I, Surabaya yang mengaku sebagai wartawan itu.

"Saat ditangkap SP mengaku sebagai wartawan media online di Surabaya,"ungkap Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Anggi Saputra Ibrahim, Senin (5/4/2021).

Awal mula penggerebekan dilakukan polisi usai mendapat informasi terkait pesta sabu di dalam kamar kos.

Disana, polisi mendapati dua orang tersangka sedang asyik mengkonsumsi sabu.

Bahkan, ada sepoket sabu seberat 0,39 gram yang diamankan di lokasi, berikut seperangkat alat hisap.

"Di pipet kacanya juga ada bekas sabu yang tersisa," imbuhnya.

Hasil penyidikan, dua tersangka diantara 74 lainnya itu sudah lima kali mengkonsumsi serbuk haram secara bersama-sama.

Awalnya, Dudung yang membeli paket sabu hemat itu di Jalan Kunti dan mengajak SP untuk mengkonsumsi bersama.

"Pengakuan DD, ia yang membeli sabu dan selalu mengajak SP untuk pesta sabu. Tersangka DD membeli sabu seharga Rp 150 ribu, ia membeli pada seseorang di Jalan Kunti," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved