Breaking News:

Berita Lamongan

Jelang Ramadan di Kabupaten Lamongan, Harga Cabai Rawit Turun Rp 60.000/Kilogram

Kini harga cabai rawit di Kabupaten Lamongan sudah mulai turun Rp 60.000 per kilogram.

surya.co.id/hanif manshuri
Pedagang di Pasar Sidoharjo Lamongan yang berjualan cabai rawit. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Setelah lama bertahan dengan harga Rp 120.000 per kilogram, kini harga cabai rawit di Lamongan sudah mulai turun Rp 60.000 per kilogram.

"Sudah turun. Sekarang hanya Rp 60 ribu perkilogram, " kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, M. Zamroni kepada SURYA.co.id, Selasa (5/4/2021).

Menurut Zamroni, turunnya harga cabai rawat itu karena pasokan yang melimpah di pasaran.

Suplai itulah yang mampu menekan harga cabai rawit seteleh hampir dua pekan bertengger di harga teratas Rp 120 ribu perkilogram.

Di samping itu, banyak sentra pertanian cabai juga mulai panen.

"Pasokan cukup bersamaan petani cabai mulai banyak yang panen, " katanya.

Baca juga: PPDB Online SD di Kota Blitar, Sekolah Sediakan Admin Bantu Orang Tua Daftarkan Anaknya

Baca juga: 367 Anggota Polres Malang Kota dan Polsek Jajaran Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Turunnya harga cabai di Lamongan merata di semua pasar besar di antaranya, di Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Sukodadi, Pasar Sekaran, Pasar Blimbing dan Pasar Paciran.

"Itu artinya harga sudah stabil, karena harganya sudah seragam di semua pasar di Lamongan, " ungkapnya.

Disperindag Lamongan, katanya, terus memantau pergerakan harga cabai rawit, selain harga bahan pokok lainnya. Harga beras sejauh ini juga stabil.

Untuk cabai yang kini harganya sudah turun 50 persen, menurut Zamroni, petani masih sangat diuntungkan, termasuk para pedagangnya.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved