Breaking News:

Berita Malang Raya

Di Kabupaten Malang, Sampah Popok Mendominasi saat Pandemi Covid-19

Jumlah sampah popok tersebut mendominasi daripada jenis sampah plastik maupun masker.

surya.co.id/erwin wicaksono
Foto Ilustrasi tumpukan sampah 

SURYA.CO.ID, MALANG - Kabupaten Malang digerojok sampah popok dengan jumlah yang begitu berjibun. Sebanyak 3.500 popok dibuang setiap harinya oleh warga saat pandemi Covid-19.

Jumlah sampah popok tersebut mendominasi daripada jenis sampah plastik maupun masker.

"Sampah masker tidak begitu dominan. Dibandingkan popok, masih lebih banyak popok. Setiap hari sampah popok di satu TPST mencapai 3.500 popok. Itu berdasarkan riset yang dilakukan Universitas Gajah Mada," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Renung Rubiyatadji ketika dikonfirmasi pada Minggu (4/3/2021).

Saat pandemi Covid-19, pemerintah mewajibkan warganya memakai masker.

Setiap hari warga mengenakan masker lalu membuangnya ketika sudah kotor.

Pengelolaan sampah masker sekali pakai kini menambah pekerjaan rumah bagi DLH Kabupaten Malang.

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV SD Kelas 3 Senin 5 April 2021: Mengapa Burung Garuda Lambang Negara?

Baca juga: Berita Persebaya Populer Hari Ini: Jadwal Laga Lawan PSS Sleman dan Striker Samsul Arif Absen

Kata Renung, sampah popok maupun sampah masker termasuk jenis sampah yang sukar terurai secara alami.

Alhasil, kedua jenis sampah tersebut bisa menjadi momok kerusakan lingkungan di Kabupaten Malang.

"Kami tidak secara khusus menangani sampah masker. Kami menyarankan masyarakat mengenakan masker dari kain yang bisa dipakai kembali," tutur Renung.

Pengelolaan sampah masker di Kabupaten Malang masih menggunakan metode lawas.

Penggunaan teknologi nyaris tidak dilakukan karena keterbatasan sarana.

"Kami tidak membakarnya jadi sampah tersebut kami timbun. Karena kami tidak punya alat khusus pembakar sampah," papar Renung.

Menanggapi hal tersebut, pengelolaan sampah berbasis metode 3R atau reduce, reuse dan recycle tengah digalakkan oleh DLH Kabupaten Malang.

"Kami mengandalkan TPST 3R. Begitu juga dengan bank sampah. Model seperti itu yang kita kembangkan," jelas Renung.

"Tahun ini kami ada penambahan 3 lokasi TPST 3R di Kabupaten Malang. Masih dibicarakan kembali. Ada di Ampeldento Pakis dan Kecamatan Pakisaji," sambungnya.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved