Breaking News:

Berita Sidoarjo

Cerita Ibu Tiri Jelaskan Detik-detik Kematian Agitha Cahyani Putri, Sempat Minta Gendong dan Haus

Inilah cerita Linda Halim sebagai ibu tiri menjelaskan detik-detik sebelum kematian Agitha Cahyani Putri. Dia sempat minta gendong dan merasa kehausan

SURYA.co.id/M Taufik
Erlita Dewi menangis di atas makam putri sulungnya Agita Cahyani Putri usai pembongkaran makam di kompleks pemakaman Praloyo Sidoarjo, Jumat (2/4/2021) siang. Erlita ingin kematian anaknya dibongkar karena ada indikasi kekerasan. Benarkah? 

Kepada wartawan, Agung Wahyudi Rahardi dan Linda Halim, ibu sambung AP menegaskan kematian AP bermula saat diagnosa dokter mengenai kebocoran pada ginjalnya.

"Saya membawa anak saya ke rumah sakit Delta Surya Sidoarjo sendiri bersama suami.

Sekitar tanggal 17 Maret, itu pun bolak balik mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, kemudian diarahkan ke dokter spesialis jantung, lalu diminta lagi ke dokter spesialis penyakit dalam lagi.

Semua itu upaya ikhtiar kami mengobati anak kami," kata Linda, Sabtu (3/4/2021).

Menurut petunjuk dokter, saat diperiksa kondisi AP tampak baik.

Dokter hanya memberikan resep obat agar AP tetap bisa dilakukan rawat jalan.

Selepas pengobatan rawat jalan, kondisi AP tampak mulai membaik.

Pembengkakan di kaki dan wajah juga sudah mulai menghilang.

Namun pada tanggal 27 Maret 2021, Linda yang semula sempat bercengkrama dengan AP dan tiga anak sambungnya itu seperti biasa hendak melakukan tugas sebagai ibu rumah tangga umumnya.

"Saat saya mau masakin anak-anak, anak saya (AP) ini teriak-teriak panggil mama - mama, begitu.

Halaman
1234
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved