Breaking News:

Berita Mojokerto

Walikota Mojokerto Ita dan Kapolres Pantau Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Gereja ST.Yosef  

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi meninjau pengamanan di Gereja Katolik Paroki ST.Yosef.

surya.co.id/mohammad romadoni
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi saat meninjau pengamanan di Gereja Katolik Paroki ST.Yosef. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO- Sejumlah personel Polres Mojokerto Kota melakukan pengamanan di Gereja Katolik Paroki ST.Yosef di Jalan Pemuda 7-11, Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (2/4/2021).

 Pengamanan super ketat dilakukan sebagai langkah antisipasi tindakan terorisme saat umat Kristiani melaksanakan ibadah, Jumat Agung.

Dari pengamatan di lapangan, tampak sejumlah Polantas berjaga di sepanjang jalan. Mereka membatasi akses jalan masuk menuju Gereja ST.Yosef dengan menggunakan pagar jalan besi Portable.

Penjagaan di akses pintu masuk ke Gereja ST.Yosef diperketat sehingga yang tidak berkepentingan dilarang memasuki area peribadatan.

Setelah umat Kristiani melaksanakan ibadah Jumat Agung, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi terlihat meninjau pengamanan Gereja Katolik Paroki ST.Yosef tersebut.

Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto, mengatakan dia mengunjungi warganya  yang merayakan Paskah, hari Kenaikan Isa Almasih di Gereja ST.Yosef. Pihaknya juga memastikan pengamanan di sejumlah tempat peribadatan khususnya di gereja-gereja untuk mengantisipasi aksi terorisme.

"Kami ingin melihat langsung pelaksanaan ibadah Paskah 2021 dan memastikan
dapat berjalan lancar sehingga umat Kristiani juga merasa tenang tidak ada kekhawatiran," ungkapnya, di Gereja Katolik Paroki ST.Yosef, Jumat (2/4) sore.

Ning Ita menyebut Pemerintah Kota Mojokerto bersama TNI/ POLRI hadir untuk memberikan kenyamanan dan juga akan menjamin keamanan dalam rangkaian ibadah di gereja dapat berlangsung aman dan kondusif.

Sebab, beberapa waktu yang lalu terjadi aksi terorisme yaitu ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar. 

"Kami mengutuk keras tindakan terorisme itu dan Forkopimda akan menjamin keamanan masyarakat yang melaksanakan ibadah," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved