Breaking News:

Berita Mojokerto

Pria Pencari Bonsai Hilang Terseret Arus Sungai Pikatan Mojokerto Ditemukan Sejauh 20 KM

Seorang pria pencari bonsai yang dikabarkan hilang terbawa arus di Sungai Pikatan sudah ditemukan

Foto Istimewa
Proses evakuasi pria pencari bonsai yang tenggelam di Sungai Pikatan. 

"Jenazah dievakuasi ke RSUD Soekandar Mojosari untuk dilakukan visum setelah itu diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan," ucap Ainul.

Sementara itu, Muji Boyny ketua Forum Relawan Mojokerto (FRM) menambahkan proses pencarian korban tenggelam tetap dilakukan namun secara pemantauan. Pasalnya, sesuai SOP pencarian korban tenggelam dihentikan selama tujuh hari.

"Basarnas sudah menghentikan pencarian karena sesuai SOP tapi kita potensi relawan tetap melakukan koordinasi dan pemantauan di sungai khususnya di aliran sungai Brangkal dan menemukan korbannya," terangnya.

Menurut dia, proses evakuasi korban tenggelam dilakukan dengan cepat karena dikhawatirkan jenazah hilang terbawa derasnya arus sungai.

"Jenazah terbawa arus deras sungai yang bersamaan turun hujan lebat namun berkat kerjasama relawan Krian berhasil dievakuasi," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan, seorang pria pencari bonsai dikabarkan hilang terseret arus Sungai Pikatan, di Dusun Kedungrupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (26/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mulanya korban mengendarai motor Honda Beat S 4436 QL bersama rekannya Ayyub Zakaria (26) warga Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu mencari pohon loa untuk dijadikan bonsai di sekitar Sungai Pikatan,

Saksi bersama korban akan menyeberangi sungai Pikatan untuk mencari pohon bonsai.

Mereka mengikat tali tambang pada bagian badan masing-masing untuk menyeberangi sungai.

Celakanya, korban terpeleset hingga terbawa arus sungai.

Rekan korban sudah berupaya menolong dengan menarik tali tambang namun dia tidak berdaya karena saking derasnya arus sungai.

Sehingga saksi melepaskan ikatan tali di badannya dia berusaha melompat menolong korban namun tidak mampu karena derasnya arus sungai.

Jenazah korban ditemukan Tim Sar gabungan selama tujuh hari proses pencarian.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved