Rabu, 22 April 2026

Doa Hari Jumat Tulisan Latin Lengkap Amalan-Amalan Menurut Sunnah Rasul

Berikut doa hari Jumat yang dianjurkan ulama, tulisan latin dan arti. Berikut amalan-amalan sunnah Rasul di Hari Jumat.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Istimewa
ILUSTRASI - Doa Hari Jumat dan Daftar Amalan Sunnah Rasul yang punya banyak keutamaan. 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Hari Jumat adalah hari istimewa bagi umat Muslim.

Terdapat Doa Hari Jumat yang dianjurkan ulama, serta sejumlah amalan Sunnah Rasul yang memiliki banyak keutamaan, sehingga sayang untuk dilewatkan.

Keistimewaan hari Jumat disampaikan Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadist.

"Sebaik-baik hari di mana matahari terbit di saat itu adalah hari Jumat. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari surga. Dan hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat" (HR Muslim).

Baca juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka? Ini Jawaban Pihak Pelaksana dan Tips Agar Lolos Seleksi

Baca juga: Update Virus Corona di Surabaya Jumat 2 April 2021, Hasil PPKM Mikro & Larangan Mudik Lebaran

Di Hari Jumat juga terdapat satu waktu yang mustajab. Apabila umat Muslim mendapatkan waktu mustajab tersebut, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu.

Hal ini dijelaskan Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube.

"Seperti suatu cermin ada satu titik hitam, dan kita tidak pernah tahu keberadaan titik itu di atas, di bawah, disamping kanan, atau disamping kiri. Kalau doa kita tembus titik itu, maka makbul. Dari mulai kapan (doa waktu Jumat)? Mulai adzan Maghrib sore (Kamis malam Jumat) sampai waktu maghrib hari Jumat tiba," jelas Ustadz Somad.

"Ulama berijtihad 40 titik, makanya kalau ada khatib naik mimbar pas khatib sedang duduk, ada yang mengangkat tangan untuk doa"

"Kata Imam al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani, salah satu titik itu saat khatib duduk. Bukan hadist, ini adalah hasil ulama berijtihat, yaitu 40 titik," jelasnya.

"Sama artinya dengan malam lailatul qadar, supaya orang mengisi 1 malam ke malam terakhir. Begitu juga Hari Jumat, supaya orang banyak berdoa mulai (Kamis) malam Jumat habis Maghrib hingga menjelang ba'da Ashar, jelang maghrib di hari Jumat," tambahnya.

Doa berikut dibaca pada pagi hari sebanyak 3 kali.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullāhalladzī lā ilāha illā huwal hayyul qayyūmu, wa atūbu ilaihi.

Artinya, “Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tiada tuhan selain Dia yang maha hidup, lagi maha tegak. Aku bertobat kepada-Nya."

Selain berdoa, berikut sejumlah amalan sunnah Rasul yang dianjurkan dilaksanakan di hari Jumat.

Amalan Sunnah Rasul di Hari Jumat

Membaca sholawat nabi adalah amalan sunnah Rasul di Hari Jumat.
Membaca sholawat nabi adalah amalan sunnah Rasul di Hari Jumat. (SURYA.CO.ID)

1. Membaca Surah Al Kahfi

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.”(HR Hakim dalam Al-Mustadrok).

2. Perbanyak shalawat Nabi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku”.

Para sahabat berkata, “Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?”

Nabi bersabda,“Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An Nasa-i).

3. Perbanyak Sedekah

Hari Jumat adalah hari dimana pahala sedekah berlipat ganda.

Rasullah SAW bersabda "pahala sedekah berlipat ganda pada hari Jum'at."

Sedekah tidak hanya berupa uang, Rasullah bersabda,

" Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah sedekah, tiap-tiap tahmid adalah sedekah, tiap-tiap tahlil adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, melarang daripada kemungkaran adalah sedekah, dan berhubungan badan dengan istri adalah sedekah." (HR Muslim).

Sedekah di hari Jumat memiliki keutamaan lain, yakni setara dengan keutamaan sedekah di bulan Ramadhan.

Tentunya bulan Ramadan sendiri merupakan bulan yang penuh berkah sehingga pastinya nilai kebaikan dan amalan yang terkandung didalamnya akan sangat mulia.

Sebagaimana dalam hadist berikut ini : Ibnu Qayyim berkata, “Sedekah di hari Jumat dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadan dibandingkan sedekah di bulan – bulan selainnya.”

4. Perbanyak doa

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari Jum’at kemudian berkata, “Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan salat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.”

Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Perbanyak dzikir

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian diseru untuk salat pada hari jum’at, maka bersegeralah mengingat Allah…” (QS. Al Jumu’ah: 9).

Bersegera mengingat Allah bisa dilakukan dengan berzikir.

6. Bersiwak, memotong kuku, dan mencukur kumis

Sebagaimana riwayat hadist dari Anas radhiyallahu 'anhu: "(Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) memberikan tempo kepada Kami untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan menggunting bulu kemaluan supaya tidak dibiarkan begitu saja lebih dari 40 malam." (H.R Abu Dawud dan Ahmad)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun selalu bersiwak, memotong kuku, dan mencukur kumis setiap hari Jumat sebelum berangkat ke masjid untuk salat Jumat berjamaah.

"Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum Beliau pergi salat jumat." (H.R Al-Baihaqi dan At-Thabrani)

7. Memakai Pakaian Terbaik

Salat sebaiknya dilakukan dengan pakaian yang bersih, rapi, dan baik.

Jangan hanya mengenakan pakaian terbaik untuk urusan duniawi saja, terlebih saat melaksanakan salat Jum’at, seharusnya kita menggunakan pakaian terbaik.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Wajib bagi kalian membeli 2 buah pakaian untuk salat Jum’at, kecuali pakaian untuk bekerja” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al Albani).

Ikuti berita seputar doa Islam dan keutamaan Hari Jumat lainnya di SURYA.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved