Breaking News:

Sempat Drop Diawal Pandemi, Penjualan Karpet CPCI Terdongkrak Pasar Domestik 

Produk karpet dari CPCI yang penjualan domestiknya meningkat terdorong oleh pandemi dalam setahun terakhir.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
foto:CPCI
Produk karpet dari CPCI yang penjualan domestiknya meningkat terdorong oleh pandemi dalam setahun terakhir. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah sempat mengalami penurunan tajam di tiga bulan awal pandemi covid 19 di 2020 lalu, PT Classic Prima Carpet Industries (CPCI) kembali mulai agresif memasarkan produk karpetnya.

Tahun 2021 ini, perusahaan yang memiliki pabrik di Surabaya dan Jombang ini, berhasil membalikkan pendapatannya menjadi positif dan meningkat lebih tinggi di triwulan I.

Direktur Marketing PT Classic Prima Carpet Industries, Choirul, mengatakan, penjualan karpet menurun drastis dan sangat sulit mencapai target penjualan Rp 25 miliar hingga 30 miliar per bulan pada awal pandemi tersebut.

"Namun seiring berjalannya waktu, mulai Agustus 2020 sudah kembali menjadi rata-rata Rp 25 miliar sampai Rp 30 miliar per bulan," kata Choirul, Kamis (1/4/2021).

Penjualan yang meningkat di tahun ini tak lepas dari upaya perusahaan menggenjot penjualan di pasar domestik yang bisa naik hingga 60 persen.

Sebelumnya produk karpet yang diproduksi, mayoritas pasarnya adalah ekspor.

"Tapi tahun ini, ekspor turun menjadi 40 persen. Sebelumnya bisa disebut banyak ekspornya," jelas Choirul.
Pasar ekspor paling besar ada di Inggris. Yang menjadi 40 persen dari total ekspor.

Sisanya ke negara lainnya di Eropa, Asia dan Australia.

Pasar domestik yang meningkat ini mampu menggusur produk impor dari China dan Mesir.

Hal ini tak lepas dari upaya pemerintah yang juga mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved