Breaking News:

Teroris Serang Mabes Polri

Pesan Tegas Presiden Jokowi Setelah Bom di Gereja Katedral Makassar dan Serangan di Mabes Polri

Pesan tegas Presiden Jokowi setelah terjadi bom di Gereja Katedral Makassar dan serangan di Mabes Polri yang bikin gempar masyarakat Indonesia.

surya.co.id/fatimatuz zahro
Presiden Jokowi mengenakan batik madura saat membuka Kongres Himpunan Mahasiswa Indonesia XXXI. Presiden Jokowi menegaskan tidak ada ruang bagi terorisme di Indonesia. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pesan tegas Presiden Jokowi setelah terjadi aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri yang bikin gempar masyarakat Indonesia.

Sekadar diketahui, bom bunuh diri pengantin baru oleh terduga teroris Lukman (25) bersama istrinya YSF di Makassar terjadi pada Minggu (28/3/2021).

Sedangkan pada Rabu (31/3/2021), seorang terduga teroris wanita berinisial ZA (25) berhasil menerobos Mabes Polri dan menembakkan peluru dari pistolnya ke petugas.

Atas kejadian tersebut, Presiden Jokowi pun menegaskan, bahwa tidak ada tempat bagi terorisme di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Presiden menanggapi aksi terorisme yang terjadi di area Markas Besar Polri, Rabu, (31/3/2021).

"Saya tegaskan sekali lagi tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air!" tegas Presiden dalam sambutannya saat meresmikan jalan tol di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis, (1/4/2021).

Kepala Negara meminta kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air agar tetap tenang, waspada, serta senantiasa menjaga persatuan.

"Kita semua harus bersatu melawan terorisme," imbuhnya.

Terkait aksi terorisme ini, Kepala Negara juga telah memerintahkan segenap jajaran terkait untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Saya juga telah perintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan," katanya.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved