Breaking News:

Berita Mojokerto

Dugaan Penyebab Anak Aniaya Ayah, Ibu, dan Adik Kandungnya hingga Sekarat di Mojokerto

Tetangga korban, Hariadi, menuturkan dugaan penyebab pelaku nekat menganiaya orangtua dan adik kandungnya karena tak diberi uang untuk ke luar kota.

M Romadoni
Lokasi penganiayaan terhadap satu keluarga di di Dusun Mumpak, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.SURYA.CO.ID/M ROMADONI 

SURYA.co.id | MOJOKERTO -  Danang Marko Pambudi (17), pelaku penganiayaan terhadap tiga orang keluarganya di Dusun Ngumpak, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku menganiaya orang tua kandung dan adiknya menggunakan martil.

Tetangga korban, Hariadi, menuturkan dugaan penyebab pelaku nekat menganiaya orangtua dan adik kandungnya karena tak diberi uang untuk ke luar kota.

Danang adalah anak kedua dari tiga bersaudara dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) bernama Sugianto dan Tatik Kuswatin. 

Hariadi mengaku mengenal kepribadian Danang Marko Pambudi sebagai sosok yang Nyentrik tidak wajar. 

Dia berpenampilan aneh yakni mengenakan celana sobek, bertato dan penuh tindik di telinganya.

"Kalau keluar rumah dia seperti Punk-Punk begitu yang celana sobek-sobek, dindik kuping dan terkadang rambutnya model berdiri," ungkapnya, Rabu (31/3/2021).

Menurut dia, pelaku setiap hari pulang malam. Namun, dalam satu bulan ini Danang jarang keluar rumah yang kabarnya usai dipukuli orang.

Hariadi tidak menyangka pelaku tega menganiaya orang tua dan adiknya hingga sekarat menggunakan martil.

"Anaknya ini pendiam tapi perilakunya mengerikan sampai memukul kedua orangtua dan adiknya pakai palu," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved