Kamis, 30 April 2026

Sosok Terduga Teroris yang Pernah Datang di Sidang Rizieq Shihab, Aziz Yanuar Jawab Soal Atribut FPI

Berikut ini sosok HH (56), terduga teroris yang pernah datang di sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. 

Tayang:
Editor: Musahadah
Instagram
Atribut FPI yang ditemukan di rumah salah satu terduga teroris di Condet, Jakarta. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini sosok HH (56), terduga teroris yang pernah datang di sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Kedatangan terduga teroris berinisial HH ini dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan.

“Ya disampaikan Pak Kapolda Metro Jaya kemarin disampaikan dalam rilis itu memang demikian adanya (terduga teroris Condet datang ke PN Jaktim),” ujar Erwin dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com (grup surya.co.id), Selasa (29/3/2021).

Adapun foto HH sempat beredar di media sosial.

Polisi juga telah menerima foto HH yang disebut di berada di PN Jaktim.

Daftar Kebrutalan KKB Papua Jhony Botak yang Kini Terjepit, Diburu Satgas Nemangkawi Hidup atau Mati

Baca juga: 5 Bantahan Jaksa atas Eksepsi Rizieq Shihab: Soal Kata Dungu, Pandir dan Mahfud MD Dikambinghitamkan

Lalu siapa sebenarnya HH? 

Polisi memastikan dalam kasus terorisme ini, tersangka HH diduga berperan mengatur taktik dan teknik pelaksanaan teror bersama ZA (inisial).

HH juga diduga membiayai dan mengirimkan video teknis pembuatan bom kepada tiga tersangka lainnya.

HH ditangkap bersama perempuan bernisial ZA (35) dari rumah yang juga dijadikan sebagai show room mobil itu.

Tak hanya itu, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti termasuk atribut FPI di rumah yang berada di Jalan Raya Condet RT 005/003 Kelurahan Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021)..

Dari sejumlah temuan, atribut FPI yang ditemukan seperti kartu anggota FPI, jaket FPI berwarna hijau, bendera FPI, dan sejumlah buku.

Polisi juga menemukan bahan peledak di rumah terduga teroris di Condet.

Kemudian, polisi meledakkan bahan peledak tersebut di sebuah lapangan.

Komentar Azis Yanuar

Terkait atribut FPI ini, mantan Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar mengatakan, barang-barang atau atribut FPI tersebut bisa dibeli bebas di mana saja.

"Atribut FPI bisa dibeli di mana-mana," ucap Aziz saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).

Pria yang saat ini menjadi pengacara Rizieq Shihab dalam kasus di PN Jakarta Timur itu mengaku belum tahu, apakah terduga teroris yang ditangkap polisi tersebut benar-benar bagian dari anggota FPI atau tidak.

Aziz hanya menegaskan FPI sudah bubar sejak akhir tahun lalu, sebagaimana Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

"Saya enggak tahu, belum dicek. FPI sudah bubar. FPI sudah bubar," tegasnya.

Barang bukti disita

Barang bukti yang disita tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menunjukkan adanya poster Rizieq Shihab dan seragam FPI, saat penggeledahan terduga teroris tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran pun menjelaskan maksud barang-barang bukti tersebut turut disita oleh Densus 88.

Dia bilang, barang itu menjadi bukti awal pengembangan penyidikan.

"Semua barang bukti yang didapatkan di TKP tentunya akan akan menjadi temuan awal."

"Yang akan didalami oleh teman-teman penyidik Densus 88 Antiteror Polri," tutur Irjen Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/3/2021).

Irjen Fadil Imran kemudian ditanya awak media, apakah ada keterkaitan Rizieq Shihab dan FPI dengan aktivitas teroris tersebut. Dia pun kembali menjawab diplomatis.

"Jika ada keterkaitan itu kan sebagai temuan awal akan didalami oleh teman-teman Densus 88."

"Nanti perkembangannya Pak Yusri (Kabid Humas) dan nanti dengan Divisi Humas, Densus 88 akan memberikan penjelasan terkait dengan perkembangan hasil penyidikan," terangnya.

Yang jelas, kata dia, penangkapan ini menjadi bentuk penindakan pencegahan Polri terkait kasus terorisme di Indonesia.

"Yang terpenting adalah upaya-upaya untuk melakukan teror."

"Saya ulangi upaya-upaya melakukan teror menggunakan bahan peledak ataupun bom di DKI Jakarta yang bisa kita monitor, deteksi dan bisa kita cegah."

"Sehingga Jakarta lebih khusus menjelang bulan suci Ramadan bisa tetap dalam situasi kondusif," bebernya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terduga Teroris di Condet Pernah Datang ke PN Jaktim untuk Lihat Sidang Rizieq Shihab"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved