Senin, 11 Mei 2026

Piala Menpora 2021

Link Live Streaming dan Susunan Pemain Arema vs PSIS Semarang: Berebut Tiket Terakhir di Grup A

Berikut susunan pemain dan link live streaming Arema vs PSIS Semarang yang disiarkan Live Indosiar jam 18.15 WIB, Selasa (30/3/2021).

Tayang:
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
Instagram: Liga1match
Susunan Pemain Arema vs PSIS Semarang 

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi

SURYA.co.id- Berikut susunan pemain dan link live streaming Arema vs PSIS Semarang yang disiarkan Live Indosiar jam 18.15 WIB, Selasa (30/3/2021).

Arema FC dan PSIS Semarang akan memperebutkan tiket terakhir babak perempat final Piala Menpora 2021 dari grup A.

Di laga sebelumnya, tiket lainnya telah diamankan oleh Barito Putera yang menahan imbang Persikabo dengan skor 2-2. 

PSIS Semarang lebih diuntungkan karena mereka hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos.

Sementara Singo Edan harus berjuang mati-matian untuk menang lebih dari 1 gol di laga ini.

Berikut SURYA.co.id merangkum susunan pemain Arema vs PSIS Semarang

Arema FC:

Utam, Rizky Dwi, Bagas, Ikhwan, Didik, Hanif, Dave, Bruno, Dendi, Feby, Dedik

PSIS Semarang

Jandia, Fredyan WS, Safruddin, Wahyu, Dewangga, Arhan, Eka Febri, F Pasamba, Fandi Eko, Hari Nur, Komanrudin

Link Live Streaming Piala Menpora 2021

Link Live Streaming Arema vs PSIS Semarang

Preview Laga Arema vs PSIS Semarang

Arema FC terseok-seok di dua laga penyisihan Grup A Piala Menpora 2021.

Menelan 1 hasil imbang dan 1 hasil kekalahan, Arema butuh menang saat melawan serdadu muda PSIS Semarang.

Seperti diketahui, persaingan grup A masih sangat terbuka dengan PSIS Semarang dan Barito Putera yang sama-sama mengemas 4 poin.

Sementara Arema FC dan Persikabo hanya mengemas 1 poin.

Meski tidak dalam posisi diuntungkan, Arema FC dan Persikabo masih mempunyai kans untuk lolos apabila mampu menang besar lawan PSIS Semarang dan Barito Putera.

Ini yang membuat laga penyisihan grup A ini menjadi laga hidup mati tak hanya untuk Arema, tapi semua tim.

Menjelang laga krusial, pelatih sementara Arema FC Kuncoro menjelaskan permasalahan yang sedang dihadapi Singo Edan pada dua laga pertama.

"Kita kurang disiplin, jadi ada gap dan itu selalu berhasil dimanfaatkan oleh lawan," terang Kuncoro, seperti dikutip dari artikel Tribunnews.

"Kita terlalu jauh gap antar pemain belakang, saya bakal bilang ke anak-anak besok supaya ada pergantian strategi besok."

Permasalahan di lini belakang makin dilengkapi dengan permasalahan di lini depan yang tak bisa memaksimalkan peluang dengan baik.

Dedik Setiawan cs memang tampil menawan dalam intensitas penyerangan mereka.

Melawan Tira Persikabo dan Barito Putera, baik Dendi Santoso, Kushedya Hari Yudo, maupun Dedik 'hilir-mudik' jadi momok bagi pertahanan tim lawan.

Namun kurangnya finishing touch jadi kendala Singo Edan untuk bisa menggaransi banyak gol.

"Kemarin sudah kita perhatikan masalah finishing, seperti lawan Tira kemarin kita cuma bisa buat satu gol."

"Trus lawan Barito malah tidak ada yang jadi gol (peluangnya), ya gimana ya? itu kan juga keberuntungan ya," terang Kuncoro melanjutkan.

Kuncoro juga menyoroti kembali rapuhnya lini belakang tim asuhannya.

Ia menganggap bahwa pertahanan Arema masih terlalu rapuh untuk mengantisipasi serangan cepat tim lawan.

Hal ini seperti yang terlihat dalam laga melawan Barito Putera pekan lalu.

Lini belakang Singo Edan kocar-kacir melawan kecepat Beni Oktavianto.

Arema FC saat melawan Tira Persikabo di Piala Menpora 2021
Arema FC saat melawan Tira Persikabo di Piala Menpora 2021 (Foto Istimewa PSSI)

Hal itu yang menjadi catatan khusus bagi Kuncoro jelang melawan PSIS Semarang.

"PSIS Semarang juga, mainnya cepat-cepat, jadi untuk besok sudah kita antisipasi supaya kesalahan kemarin saat lawan Barito tidak terulang," tegas Kuncoro.

Terkait permasalahan ini, Kuncoro sudah berupaya untuk menambal kekurangan timnya.

"Kemarin sudah kami latih finishing. Sebelum-sebelumnya juga sudah kami perbaiki, itu kan juga berhubungan dengan faktor keberuntungan dan kondisi pemain yang mungkin sudah capek, karena kami dapat penalti pun juga gagal," kata Kuncoro, Selasa (30/3/2021).

"Kalau sudah otak capek, otot tidak kuat ya akhirnya yang terjadi sama seperti yang dialami Dedik saat lawan Barito itu. Sebenarnya saya nunjuk Dedik saat penalti, tapi karena dia bilang tidak kuat, akhirnya Bruno dan ternyata tidak gol," tambahnya.

Kuncoro meminta pada para pemain depannya, yakni Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo, Feby Eka Putra dan Dendi Santoso agar dalam pertandingan nanti lawan PSIS bisa lebih tenang, khusuanya saat mendapat peluang.

"Tentu itu akan kami benahi. Bagaimanapun juga seorang striker harus punya ketenangan. Selain ketenangan, faktor keberuntungan juga mempengaruhi. Terbukti gol Arema yang dicetak Dendi di laga pertama lawan Persikabo proses golnya tidak disengaja," jelas asisten pelatih yang juga mantan pemain Arema itu.

Ikuti Berita Terkait Piala Menpora 2021 dan Arema FC lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved