Breaking News:

Berita Surabaya

Jadi Guru Besar di Usia 39 Tahun, Prof Heri Kuswanto Angkat Solusi Ketidakpastian di Era Big Data

Riset tentang pemanfaatan Big Data telah membawa Prof Heri Kuswanto menjadi guru besar Statistika ITS di usia yang baru menginjak 39 tahun

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Istimewa/Dok Pribadi
Prof Dr rer pol Heri Kuswanto MSi menjadi guru besar Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di usia yang baru menginjak 39 tahun. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Riset tentang pemanfaatan Big Data telah membawa Prof Dr rer pol Heri Kuswanto MSi menjadi guru besar Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di usia yang baru menginjak 39 tahun.

Prof Heri melakukan riset pemanfaatan komputasi statistik sebagai solusi untuk mengatasi ketidakpastian di era big data.

Heri yang yang akan dikukuhkan menjadi Guru Besar pada Rabu (31/3/2021) besok itu, menjelaskan bahwa untuk mewujudkan suatu keputusan yang tepat diperlukan adanya pendekatan yang paling optimal.

"Untuk itu perlu pemanfaatan komputasi statistik sebagai solusi dalam mengatasi ketidakpastian di era big data ini,” tutur Prof Heri, Selasa (30/3/2021).

Ahli komputasi statistika tersebut menerapkan pendekatan ensembel untuk menghasilkan performansi prediksi yang lebih bagus daripada hanya memanfaatkan model tunggal.

Dosen kelahiran Gresik, 26 Maret 1982 ini mengutip ucapan terkenal, bahwa the only thing certain is uncertainty, yang berarti ketidakpastian itu selalu ada atau pasti.

"Oleh karenanya, perlu adanya suatu pendekatan untuk mengurangi ketidakpastian di berbagai fenomena yang serba lincah, tidak menentu, kompleks, dan ambigu. Salah satu langkah yang umumnya digunakan adalah melakukan pemodelan statistika," urai Prof Heri.

Wakil Ketua Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) ini menjelaskan, dalam ilmu statistika, ketidakpastian atau yang biasa disebut probabilitas ini dapat dijawab dengan dua pendekatan.

Cara pertama yakni dengan pendekatan teoritis melalui justifikasi kebenaran sifat-sifat penaksiran yang harus dipenuhi dalam kaidah statistika.

Namun, lanjutnya, kasus-kasus tertentu tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved