Breaking News:

Berita Jember

Bekerja Siang-Malam Bahas Draft APBD 2021; Bupati Jember Targetkan Tuntas Sebelum Puasa

Pembahasan akan libur di hari Jumat, berbarengan besar Wafatnya Isa Al-Masih. Sedangkan finalisasi dan rapat paripurna diagendakan, Sabtu (3/4/2021).

surya/sri wahyunik
Bupati Jember ,Hendy Siswanto (kiri) menyerahkan draft KUA-PPAS APBD ke Ketua DPRD Jember, M Itqon Syauqi yang disaksikan oleh Wakil Bupati Jember, MB Firjaun Barlaman serta Wakil Ketua DPRD, Jember Dedy Dwi Setiawan dan Ahmad Halim. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Jember tahun 2021 bakal dilakukan secara marathon oleh Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jember, pembahasan itu akan dilakukan mulai Selasa (30/3/2021) malam sampai Sabtu (4/3/2021) mendatang. Pembahasan akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB, lalu dilanjutkan pukul 19.00 WIB, sampai selesai.

Pembahasan akan libur di hari Jumat, berbarengan besar Wafatnya Isa Al-Masih. Sedangkan finalisasi dan rapat paripurna diagendakan, Sabtu (3/4/2021). Sehingga pembahasan RABPD nanti hanya memakan waktu empat hari, sangat singkat.

"Kami siap melakukan pembahasan siang-malam. Karena pesan gubernur, kami harus segera menyelesaikan ini supaya Jember segera punya APBD tahun 2021," ujar Ketua DPRD Jember, M Itqon Syauqi, Rabu (30/3/2021).

Pembahasan KUA-PPAS oleh TAPD dan Banggar DPRD Jember dimulai Selasa (30/3/2021) malam ini. Sebab kedua unsur pemda tersebut memiliki target, sebelum memasuki bulan Ramadan pertengahan April mendatang, Kabupaten Jember sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) APBD Tahun Anggaran 2021.

Sementara Bupati Jember, Hendy Siswanto menegaskan bakal mengawal seluruh pembahasan tersebut. "Supaya jika butuh perubahan atau penyesuaian, bisa langsung dilaksanakan," ujar Hendy.

TAPD Pemkab Jember diketahui oleh sekretaris daerah. Namun sesuai aturan, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) APBD adalah bupati. Karena itu, jika ada perubahan rencana kegiatan dan anggaran, akan diketahui dan disetujui oleh KPA.

Sedangkan persetujuan Raperda menjadi Perda dilakukan oleh bupati dan ketua DPRD. Kekuatan R-APBD Jember tahun 2021 sebesar Rp 4,405 triliun di sisi Belanja, sedangkan di sisi Pendapatan sebesar Rp 3,698 triliun.

Hendy menegaskan, prioritas kegiatan di R-APBD tahun 2021 adalah perbaikan infastruktur jalan dan penerangan jalan umum. "Antara Rp 600 miliar sampai Rp 700 miliar untuk perbaikan jalan dan lampu penerangan umum. Untuk jalan bisa dipakai untuk perbaikan 1.000 KM jalan rusak di Jember," terang Hendy.

Ia menegaskan, anggaran tersebut dialokasikan pada 2021 ini. Namun pengerjaan dilakukan memakai kontrak tahun jamak, sampai awal 2022. "Nanti kalau ada kurangnya sedikit, akan dialokasikan di tahun 2022," imbuhnya.

Hendy menjelaskan kenapa ia memprioritaskan perbaikan jalan, karena sektor itu akan menimbulkan banyak dampak. Selain itu, kerusakan jalan selama ini paling sering dikeluhkan warga.

"Bahkan jalan rusak sampai merenggut nyawa orang. Karenanya ini sangat penting kami lakukan. Selain itu akan menimbulkan dampak banyak, seperti lancarnya rantai distribusi barang, juga berdampak pada sektor perekonomian dan pariwisata," tegasnya. ****

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved