Breaking News:

Berita Sidoarjo

Ada Penyekatan Jalan dan Penjagaan Ketat dalam Pengamanan Gereja Saat Paskah di Sidoarjo

Pengamanan gereja-gereja di Sidoarjo semakin ketat paska terjadi teror bom di Gereja Katedral Makasar.

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Kapolres bersama sejumlah pejabat di Sidoarjo saat mengunjungi mengunjungi Gereja Santa Maria Annuntiata, Selasa (30/3/2021). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Pengamanan gereja-gereja di Sidoarjo semakin ketat paska terjadi teror bom di Gereja Katedral Makasar. Saat perayaan Paskah, petugas juga menyiapkan beberapa strategi khusus.

Pengetatan pengamanan itu bakal dilakukan mulai Kamis (1/4/2021) hingga Minggu (4/4/2021) saat umat Nasrani merayakan Hari Suci Paskah.
Personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Linmas, Banser, Pemuda Pancasila dan ormas lainnya disebar di berbagai gereja dan titik rawan lain di Kota Delta.

“Ini dilakukan untuk menjamin rasa aman serta nyaman masyarakat dalam merayakan Hari Suci Paskah. Pengamanan ketat juga akan melibatkan TNI, Satpol PP, Banser dan ormas lainnya,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji di sela mengunjungi Gereja Santa Maria Annuntiata, Selasa (30/3/2021).

Di sela kunjungannya bersama bupati, dandim, kajari dan beberapa pejabat lainnya itu, kapolres juga berkoordinasi para pengurus gereja di Sidoarjo. Itu sebagai langkah menentukan strategi pengamanan.

"Dalam pengamanan nanti, juga akan dilakukan sterilisasi gereja-gereja oleh tim Jihandak dari Brimob Polda Jatim," lanjut Sumardji.

Selain itu, diungkapkan bahwa bakal ada penyekatan jalan di sekitar gereja. Jalur akan diatur sedemikian rupa, hanya jemaah gereja yang dibolehkan melintas menuju arah gereja.

"Penyekatan jalan menuju gereja ini penting untuk antisipasi keamanan. Hanya jemaat gereja saat Hari Suci Paskah nanti yang akan diperbolehkan lewat, sementara yang tidak berkepentingan ke gereja akan kita alihkan,” imbuhnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor mengimbau kepada masyarakat, khususnya bagi yang merayakan Paskah untuk tidak takut.

"Karena kami percayakan kepada pihak keamanan yakni TNI-Polri serta unsur lainnya yang telah melakukan berbagai persiapan maupun skenario pola pengamanan. Jadi tidak perlu takut terhadap ancaman teror," kata Gus Muhdlor.

Aparat kamanan telah menjamin pengamanan secara maksimal di Sidoarjo. Jadi, disilakan kepada jemaah untuk tetap menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

"Dan pesan kami, tetap patuhi protokol kesehatan. Karena kita masih berada di masa pandemi covid-19," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved