Breaking News:

Berita Jember

Ada Defisit Rp 707 Miliar di RAPBD Jember 2021, Perbaikan Infrastruktur Jadi Biangnya

Dari komposisi Belanja Rp 4,405 triliun itu, terbagi dalam Belanja Operasional, Belanja Modal, juga Belanja Tidak Terduga.

surya/sri wahyunik
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Mirfano. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Rencana Bupati Jember, Hendy Siswanto untuk memprioritaskan perbaikan infratruktur pada 2021, memunculkan defisit sebesar Rp 707 miliar dalam postur anggaran di R-APBD Jember 2021. Itu karena komposisi anggaran untuk perbaikan jalan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 600 miliar lebih.

Dijelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Mirfano, kekuatan Belanja Kabupaten Jember di R-APBD TA 2021 tercatat sebesar Rp 4,405 triliun, sementara Pendapatan mencapai Rp 3,698 triliun. "Sehingga ada defisit Rp 707 miliar," ujar Mirfano, Selasa (30/3/2021).

Defisit itu karena dalam R-APBD TA 2021, alokasi cukup banyak tersedot untuk perbaikan infrastruktur. "Komposisi perbaikan itu mencapai sekitar Rp 600 miliar. Karena ini menjadi prioritas bupati," imbuhnya.

Anggaran untuk perbaikan infrastruktur itu dialokasikan ke dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.

Dan meski defisit, Mirfano menyebut porsi Belanja Modal tetap paling banyak. Dari komposisi Belanja Rp 4,405 triliun itu, terbagi dalam Belanja Operasional, Belanja Modal, juga Belanja Tidak Terduga.

Belanja Operasional mencapai Rp 1,6 triliun yang antara lain untuk gaji PNS, Guru Tidak Tetap, dan Pegawai Tidak Tetap Pemkab Jember. "Sisanya itu untuk Belanja Modal dan Tidak Terduga. Jadi masih paling banyak untuk Belanja Modal (pengadaan barang dan jasa)," imbuh Mirfano, tanpa menyebut besarannya.

Mirfano menambahkan, defisit anggaran itu nantinya bisa tertutupi dengan SILPA (sisa lebih penggunaan anggaran) tahun 2020 yang saat ini masih diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Ia menyebut SILPA berkisar Rp 800 miliar lebih, sehingga berselisih tipis dengan anggaran perbaikan infrastruktur. "Jadi nantinya bisa tertutupi oleh SILPA, jadi tidak akan ada masalah dengan komposisi anggaran kita," pungkasnya. ***

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved