Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Kisah Unik Yuhronur Efendi Bupati Lamongan: Terkadang Saya Lupa Sudah Menjadi Bupati

Berikut ini kisah Yuhronur Efendi Bupati Lamongan setelah menjabat: Terkadang saya masih lupa sudah menjadi bupati.

SURYA.CO.ID/SUGIHARTO
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (kanan) berswafoto dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network yang juga Pemimpin Redaksi Harian Surya, Febby Mahendra Putra di kantor Pemkab Lamongan, Kamis (25/3/2021). 

SURYA.CO.ID - Menjabat Bupati Lamongan di saat masa pandemi Covid - 19 menjadi tantangan besar bagi Yuhronur Efendi yang terpilih pada 9 Desember 2020 lalu.

Sedikitnya ada 5 program kerja sebagai prioritas dalam 100 hari kerja pemerintahannya.

Ada banyak hal juga disampaikan Yuhronur Efendi, bupati yang memulai karir dari bawah sebagai pegawai negeri sipil (PNS), termasuk kejadian-kejadian unik setelah menjabat.

Selengkapnya simak wawancara eksklusif Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network yang juga Pemimpin Redaksi Harian Surya, Febby Mahendra Putra di kantor Pemkab Lamongan, Kamis (25/3/2021).

Apa yang sudah dilakukan Pemkab Lamongan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19?

Kini Lamongan masuk zona kuning. Ini harus terus kita jaga, bukan berarti zona kuning terus senang - senang. Sebanyak 2.620 orang terpapar dengan rincian aktif sebanyak 28 orang atau 35 persen, sembuh 2.427 orang. Dengan tingkat kematian semakin menurun.

Baca juga: Mas Dhito, Anak Menteri yang Jadi Bupati, Ini Mimpinya untuk Kabupaten Kediri (1)

Baca juga: Mas Dhito, Putra Menteri Pramono Anung yang Tak Pernah Bermimpi Jadi Bupati Kediri (2)

Apa menemukan masyarakat yang tidak percaya dengan Covid-19 ?

Pemerintah daerah terus mengedukasi agar sadar bahwa masih ada pandemi Covid-19. Masih ada sebagian orang yang tidak percaya adanya Covid-19. Bahkan, itu tidak hanya terjadi pada warga dan masyarakat biasa. Mereka semula sangat percaya diri, bahwa mereka tidak akan tertular Covid - 19.

Namun setelah ditunjukkan dengan edukasi dan pengalaman - pengalaman, mereka sadar, ternyata Covid-19 bisa menyerang pada siapapun.

Bagaimana dengan upaya vaksin ?

Halaman
1234
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved