Breaking News:

Berita Kediri

Gelapkan Uang Setoran Perusahaan Hingga Rp 271 Juta, Pria Kediri Ini Ditangkap Polisi

Pelaku sempat menjadi buronan petugas selama 10 bulan setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Pesantren, Kota Kediri

Foto Istimewa Polres Kediri Kota
Tersangka SYS yang diduga menggelapkan uang setoran perusahaan diamankan di Mapolres Kediri Kota, Senin (29/3/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Gara-gara menggelapkan uang setoran perusahaan SYS (35) warga Jl HOS Cokroaminoto, Kota ditangkap aparat kepolisian.

SYS sempat menjadi buronan petugas selama 10 bulan setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Pesantren, Kota Kediri sejak 19 Mei 2020.

Sebelumnya, tersangka merupakan karyawan bagian sales PT Indomarko Adi Prima Cabang Kediri di Jl S Parman, Kota Kediri.

Karena membawa kabur uang perusahaan, SYS dilaporkan ke polisi oleh Manager PT Indomarko Adi Prima Cabang Kediri.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Ni Ketut Suarningsih menjelaskan, kronologi penggelapan berawal dari adanya laporan kepada polisi.

Pelaku sebelumnya merupakan sales PT Indomarko yang telah melakukan penagihan uang.

"Namun tagihan tidak disetorkan kepada PT Indomarko selama 2 bulan," jelas AKP Ni Ketut Suarningsih, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Bulstopper, Alat Terapi Menggerakkan Jari Untuk Pasien Stroke Buatan Mahasiswa FK UM Surabaya

Baca juga: Ada Satu ASN Pemkot Malang yang Terlibat Kasus Narkoba, Ini Kata Wali Kota Sutiaji

Baca juga: Cari Ikan Bareng Teman-temannya, Bocah Ponorogo Meninggal Dunia Terseret Arus Sungai

Akibat kejadian itu PT Indomarko mengalami kerugian sejumlah Rp 271.000.000.

Semenjak kasusnya dilaporkan polisi kemudian dilakukan penyelidikan tersangka menghilang dari kediamannya.

Keberadaan pelaku baru terendus petugas dan ditangkap di Kelurahan Tinalan, Kota Kediri, Minggu (28/3/2021).

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 374 KUHP saat ini untuk kepentingan penyidikan, tersangka ditahan.

Petugas penyidik telah menyita barang bukti berupa 4 lembar BA audit, 11 lembar rekap faktur keluar, 12 rincian piutang, 11 lembar rekap barang keluar, 62 lembar faktur penagihan dan satu unit tas warna hitam.

BACA BERITA KEDIRI LAINNYA

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved