Jumat, 17 April 2026

Berita Tulungagung

Dorong Pembentukan PD Pasar, DPRD Tulungagung Prihatin Pengelolaan Pasar Terus Merugi

Dan pembentukan PD Pasar merupakan cara untuk memperbaiki tata kelola pasar, agar bisa mendorong kenaikan pendapatan

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
surya/david yohanes
Kondisi di dalam Pasar Ngemplak Tulungagung. DPRD setempat mencetuskan gagasan pembentukan PD Pasar. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Komisi C DPRD Tulungagung menginisiasi lahirnya Perusahaan Daerah (PD) Pasar di Tulungagung. Gagasan ini muncul karena selama ini biaya pemeliharaan pasar jauh lebih mahal dibandingkan pendapatan dari pasar-pasar di Tulungagung.

Dan pembentukan PD Pasar merupakan cara untuk memperbaiki tata kelola pasar, agar bisa mendorong kenaikan pendapatan. Dengan begitu, maka pengelolaan pasar tidak terus berujung kerugian.

"Selama ini antara biaya pemeliharaan pasar dan pendapatan dari sektor pasar masih timpang,"ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Heru Santoso, Senin (29/3/2021).

Heru mengungkapkan, biaya pemeliharaan pasar di Tulungagung sekitar Rp 5 miliar, sedangkan pendapatan yang dihimpun hanya Rp 3,8 miliar per tahun. Diharapkan PD Pasar bisa mengejar ketimpangan itu.

"Biaya sebesar Rp 5 miliar itu bukan investasi bangunan baru dan sebagainya. Itu murni untuk operasional pasar," terang Heru.

Biaya operasional itu seperti membayar tagihan listrik, biaya kebersihan, gaji pekerja dan lain-lain. Dengan adanya PD Pasar, diharapkan ada sebuah manajemen yang menaungi pasar sehingga lebih profesional.

PD juga berorientasi pada pelayanan yang lebih baik, serta pendapatan yang lebih besar dari sektor pasar. "Seperti dulu kita mengubah status Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Konsepnya sama," ungkap Heru.

Karena itu Komisi C akan memasukkan rencana pembentukan PD Pasar dalam masa sidang berikutnya. Pasar-pasar besar yang sudah baik dari sisi bangunan maupun aktivitas ekonomi, yang akan dimasukkan.

Heru mencontohkan, seperti Pasar Ngunut dan Pasar Wage adalah pasar yang layak dikelola PD Pasar. "Jadi tidak semua pasar kita masukkan dalam PD. Makanya nanti ada kajian, pasar mana yang layak," katanya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved